Banner

Keputusan Situs Warisan Dunia Geopark Maros-Pangkep Diumumkan di Bangkok Thailand.

Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Pada Tahun 2020, Pemerintah telah mengajukan Situs Maros-Pangkep sebagai warisan dunia ke UNESCO dan sudah dilakukan assessment pada bulan Juni lalu.

Tim PBB UNESCO menerjunkan tim assessment dari Ceko dan Denmark untuk mengetahui kondisi sesungguhnya.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel, Devo Khaddafi mengungkapkan, pihaknya optimis Geopark Maros-Pangkep bisa menjadi warisan dunia.

“Kalau berdasarkan angka dan kemudian respon yang diberikan asesor kami optimis Geopark Maros ini lolos menjadi Geopark Dunia,” terang Devo dijumpai usai kegiatan Ngopi bawah pohon, di Gedung Mulo, Kamis, 11 Agustus 2022.

Devo mengungkapkan angka yang didapatkan dari tim penilai dari UNESCO melebihi angka asesmen yang sebelumnya dilakukan oleh Disbudpar Sulsel.

“Angka yang didapatkan oleh Geopark Maros-Pangkep itu melebihi angka asesmen yang kami lakukan sendiri. Angka asesmen selfe namanya yang kita lakukan sendiri itu sekitar 700an. Ternyata angka yang diberikan asesor kemarin 800an jadi lebih tinggi yang diberikan asesor, itu salah satu pertanda baik katanya,” jelasnya.

Devo menjelaskan, dirinya optimis Geopark Maros menjadi warisan dunia karena tempat tersebut memiliki keunikan, mulai dari gunung, kemudian lembah, pesisir dan pulaunya. Tidak semua Geopark punya itu.

Ia menuturkan, September 2022 ini sudah ada pengumuman tidak resminya.

“Kita berharap di September ini sudah ada pengumuman tidak resmi, karena pengumumannya yang resmi baru di umumkan di tahun 2023 di Prancis,” katanya.

“Jadi kemarin kami mendapatkan informasi di bulan September ini akan ada pertemuan di Bangkok Thailand yang dilakukan tim UNESCO PBB. Mudah-mudahan saja dipertemuan ini akan diumumkan secara tidak resmi apakah Geopark Maros itu lulus atau tidak,” tutup Devo.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *