Banner

Kemenag RI Siapkan Petugas Khusus Layani Lansia di Musim Haji

 Kemenag RI Siapkan Petugas Khusus Layani Lansia di Musim Haji
Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menyiapkan petugas yang memiliki kemampuan khusus, untuk mendampingi jemaah haji yang masuk kategori lanjut usia atau lansia.

Tercatat, sebanyak 62.879 jemaah Indonesia yang masuk kalangan lansia.

Angka jemaah lansia yang cukup banyak itu, tentunya butuh perhatian ekstra utamanya dari sisi kesehatan dan kenyamanan jemaah, terlebih kebijakan pendampingan keluarga bagi jemaah lansia kini dihapus.

Namun walaupun Kemenag RI telah menyiapkan petugas, mayoritas lansia hanya ingin didampingi oleh anak atau keluarganya.

Hal itu diutarakan oleh Kanwil Kemenag Sulsel saat rapat bersama Komite III DPR RI di kantor Gubernur Sulsel Rabu, (31/05).

Pada pertemuan tersebut hadir dari tim kesehatan, Kanwil Kementerian Agama, perwakilan travel Haji dan Umrah, dan IPHI, untuk memberi informasi dan masukan.

Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri mengatakan hal ini menjadi masalah yang harus segera diselesaikan.

“Ini memang kebijakan awal yang tidak melibatkan keluarga, dulu kan lansia didampingi keluarga atau anak. Memang beda rasanya lansia itu jika tidak didampingi oleh keluarganya sendiri, misalnya mereka mau uang air, pasti lebih nyaman kalau keluarganya,” terangnya.

Pada rapat tersebut, Hasan mendengar sejumlah masalah, mulai dari masa tunggu yang cukup lama, sehingga banyak lansia usia 89-104 di Sulsel yang di dahulakan keberangkatannya, hingga kurangnya tenaga medis yang bertugas.

“Dari informasi yang disampaikan memang masih klasik ya, apalagi waktu tunggu yang sangat lama tadi kita dengar sendiri ada yang lansianya dari 89-104 tahun, itu benar-benar harus diperhatikan dengan baik karena kalau tidak ya Lansia ini bisa sakit, stres, dan sebagainya,” imbuh Hasan.

“Sedikit persoalan kalau lansianya banyak tapi petugas medisnya yang kurang,” sambungnya.

Dirinya Menyampaikan informasi dan masukan dari semua pihak terkait pada rapat itu akan disampaikan ke Kemenag RI untuk di evaluasi.

“Insya Allah mudah-mudahan informasi yang kami dapatkan hari ini di Sulsel, akan kami tindak lanjuti melalui kementerian agama, juga kami akan mengecek sekaligus melakukan evaluasi,” pungkasnya.

“Kemudian kami akan beri rekomendasi ke kementerian agama hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan, apa saja yang kira-kira kurang kita perbaiki bersama, karena ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Di ketahui kebijakan Kemenag RI untuk kuota Haji bagi lansia di tahun 2023 naik dari 1 persen menjadi 4 persen.

Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan (Sulsel) Khaeroni mengatakan terdapat 938 jemaah haji yang termasuk lansia yang ada di embarkasi Makassar.

“Ada 3.919 jemaah yang sudah berangkat, dari total 15.884. Dari jemaah haji yang telah berangkat saat ini 938 orang diantaranya merupakan lansia,” kata Khaeroni di kantor Gubernur Sulsel, Rabu (31/05).

“Kuota haji lansia meningkat karena kebijakannya kita dahulukan lansia yang usianya sudah sangat tua,” tambahnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *