Banner

Kemah Pelajar Ramaikan Rangkaian Hari Jadi Sulsel

 Kemah Pelajar Ramaikan Rangkaian Hari Jadi Sulsel
Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Ribuan Siswa/Siswi SMA/SMK Se-Sulsel mengikuti Kemah Pelajar di kawasan Zona Khas Lego-Lego, Makassar.

Kegiatan bernama Kemah Pelajar Andalan Peduli Lingkungan ini, sebagai rangkaian HUT Sulsel ke 354.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan, kemah ini terselenggara di tengah kota menjadi manfaat bagi pelajar untuk melaksanakan kegiatan positif.

“Kemah pelajar ini ya paling tidak kita perkemahan di kota ya di sini, ini makanya saya bilang tempat ini adalah tempat yang semua terbuka untuk umum, kemudian mereka bisa membuat tenda masing-masing tidak perlu berkelompok, sehingga space orang tetap bisa masuk,” kata Andi Sudirman di Lego-Lego CPI Makassar Sabtu, 05/08.

Kata Gubernur kawasan Lego-Lego sangat cocok di jadikan tempat kegiatan, wisata religi, kuliner yang aman, nyaman dan halal.

“Kemudian ini kawasan zona khas ini kan sudah ditetapkan secara nasional sebagai kawasan zona khas mulai dari Lego-Legonya sampai lapangan itu yang kecil 2 melingkar sampai mesjidnya ini aja, ini diblok adalah zona kawasan kuliner aman, halal, dan sehat di mana di dalamnya merupakan kawasan wisata religi keluarga sehingga orang bebas masuk,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemdidikan Sulsel, Iqbal Najamuddin menyampaikan kemah ini selaras dengan penilaian Adiwiyata sekolah.

“Karena kan sekarang ada di sekolah itu peduli lingkungan terkait dengan penilaian Adiwiyata sekolah, nah ini juga kita libatkan siswa disini,” ujarnya.

Ia menambahkan seluruh pelajar yang ikut di kemah ini akan dilibatkan juga pada rangkaian HUT Sulsel lainnya yakni Anti Mager, sebagai relawan pembersihan peduli lingkungan.

“Dan bukan cuma hari ini tapi besok itu kan ada Anti Mager, nah semua siswa ini masuk relawan pembersihan jalan jadi kotoran yang ada dilalui peserta Anti Mager itu mereka yang kumpulkan sampahnya, jadi tugasnya itu besok untuk mendukung kegiatan hari jadinya Sulsel,” pungkasnya.

Iqbal menerangkan sekitar 2500 Siswa yang ikut dan terlibat dikegiatan ini.

“Sebenarnya masih banyak yang ingin ikut tapi kita batasi, karena ini kawasan jadi zona khas, kita harus jaga,” tutupnya.(Shahibul Firdaus)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *