Kaesang Pangarep: PSI Harus Satu Suara dengan Rakyat dan Konsisten Bangun Partai Terbuka
Makassar, Radioalmarkaz.co.id – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan pentingnya tanggung jawab bersama dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa, mulai dari bencana alam hingga perbaikan sistem demokrasi. Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI.
Kaesang menyebut, Indonesia saat ini sedang diuji dengan berbagai bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah daerah. Menurutnya, sebagai bangsa besar dan bagian dari PSI, seluruh kader memiliki kewajiban untuk bergotong royong membantu masyarakat terdampak.
“Namun tanggung jawab kita tidak berhenti di situ. Kita juga harus berani bertanya dan mencari jawaban, mengapa bencana-bencana ini bisa terjadi,” ujar Kaesang saat membuka kegiatan Rakernas PSI di Hotel Claro Makassar, Sulsel (29/01)
Ia menekankan bahwa menjaga dan merawat alam bukan semata tugas pemerintah atau Menteri Kehutanan, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Upaya tersebut penting bukan hanya untuk mencegah bencana, tetapi juga untuk memastikan generasi mendatang masih dapat menikmati keindahan alam Indonesia.
Selain isu lingkungan, Kaesang turut menyoroti perdebatan mengenai sistem pemilihan kepala daerah, baik secara langsung maupun melalui DPRD. Ia mengingatkan bahwa Indonesia telah menjalankan pilkada langsung sejak 2005 atau hampir dua dekade terakhir.
“Evaluasi terus dilakukan. Kita harus jujur mengakui bahwa pemilihan langsung masih memiliki berbagai kekurangan, mulai dari praktik politik uang hingga persoalan ambang batas pencalonan,” katanya.
Meski demikian, Kaesang menegaskan bahwa perubahan demi perubahan dalam sistem pemilu merupakan bagian dari proses belajar demokrasi agar mampu melahirkan pemimpin yang berkualitas dan berpihak kepada rakyat. Dalam konteks ini, PSI berpandangan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci utama dalam menentukan arah sistem pemilu ke depan.
“Meskipun saat ini PSI belum memiliki kewenangan menentukan sikap di Senayan terkait revisi undang-undang, saya tegaskan sikap PSI akan selalu satu suara dengan rakyat Indonesia,” tegasnya.
<span;>Kaesang juga menyebut Rakernas PSI sebagai momentum penting konsolidasi nasional sekaligus tindak lanjut transformasi partai pasca Kongres di Solo. Transformasi tersebut, menurutnya, tidak hanya soal perubahan logo, tetapi juga cara pandang menjadi partai yang lebih terbuka.
“Partai super terbuka adalah jawaban atas tantangan zaman. Ini sebagai koreksi atas praktik politik tertutup yang menciptakan jarak antara elit, kader, dan masyarakat,” ujarnya.
Melalui Rakernas, PSI meneguhkan diri sebagai rumah bersama bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari buruh, nelayan, petani, hingga pekerja informal. Keputusan-keputusan strategis yang dihasilkan Rakernas akan menjadi dasar arah kebijakan dan kerja politik PSI jangka pendek hingga 2029, termasuk agenda nasional seperti pengawasan anggaran, tata kelola yang adil dan berkelanjutan, serta penguatan politik kebinekaan.
Kaesang optimistis PSI akan tumbuh menjadi partai besar jika konsisten menjalankan mekanisme dan tahapan organisasi. Ia juga menegaskan komitmennya untuk mengevaluasi kinerja seluruh struktur partai, dari pusat hingga daerah.
Sebelum menutup sambutan Kaesang memanggil nama Rusdi Masse Mappasesu (RMS) untuk naik ke panggung.
Mantan Ketua DPW partai Nasdem disambut hangat oleh seluruh peserta Rakornas. Kaesang terlihat memasangkan jaket PSI ke RMS sapaan Akrbanya.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar Rakornas di Hotel Claro, Kota Makassar, Kegiatan ini dihadiri sekitar dua ribu peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, secara resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah PSI Sulawesi Selatan serta 24 Dewan Pimpinan Daerah kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. Total sebanyak 71 kader DPW PSI Sulsel dan 24 ketua DPD dilantik.
Sejumlah kepala daerah turut masuk dalam kepengurusan. Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD PSI Kabupaten Sidrap. Sementara Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pembina DPW PSI Sulawesi Selatan.
Ketua DPW PSI Sulsel yang baru dilantik, Muammar Gandi, menegaskan komitmennya membawa PSI meraih kemenangan di Sulawesi Selatan.
Gandi menekankan bahwa PSI tidak ingin hanya menjadi peserta pemilu, tetapi menargetkan kemenangan pada Pemilu 2029.
Sementara itu, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyampaikan bahwa kekuatan utama partai berada pada struktur paling bawah, yakni pengurus Dewan Pimpinan Cabang. Ia meminta seluruh kader aktif turun langsung ke masyarakat dan hadir dalam kehidupan sosial warga.
Kaesang menegaskan target PSI untuk memenangkan Pemilu 2029, khususnya di Sulawesi Selatan, dengan mengedepankan kerja nyata dan kehadiran langsung di tengah masyarakat.
Rapat Kerja Wilayah ini juga dihadiri Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali, Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni, serta Wakil Sekretaris Jenderal PSI Andi Saiful Haq. (RB)



