Jembatan Gantung Kaluppini Direhabilitasi, Akses 5 Desa di Pegunungan Enrekang Kini Lebih Aman
ENREKANG, Radioalmarkaz.co.id – Warga di kawasan pegunungan Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, kini mendapat akses penyeberangan yang lebih aman setelah Jembatan Gantung Kaluppini di Desa Kaluppini, Kecamatan Enrekang, selesai direhabilitasi.
Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat di lima desa dengan jumlah penerima manfaat diperkirakan mencapai 4.500 hingga 5.000 jiwa.
Rehabilitasi jembatan dilakukan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) PT Pertamina bersama PT Pertamina Patra Niaga dan PertaMC. Peresmian sekaligus serah terima hasil rehabilitasi digelar di Desa Kaluppini, Rabu (23/9/2026).
Bupati Enrekang H. Muhammad Yusuf Ritangnga mengatakan, keberadaan jembatan tersebut memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat, terutama dalam menunjang perekonomian dan akses pendidikan.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Enrekang, kami menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PT Pertamina,” kata Yusuf.
Menurutnya, jembatan yang telah diperbaiki dapat membantu masyarakat dalam mendistribusikan hasil pertanian sekaligus memudahkan anak-anak menuju sekolah.
Jembatan Gantung Kaluppini selama ini menjadi salah satu akses utama mobilitas warga di kawasan pegunungan. Kondisi jembatan sebelum direhabilitasi disebut membuat masyarakat harus lebih berhati-hati ketika melintas.
Salah seorang warga Desa Kaluppini, Sanning, mengaku kini lebih tenang menggunakan jembatan tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan rehabilitasi jembatan ini dari Pertamina. Dulu kami harus ekstra hati-hati dan cemas saat melintas karena kondisinya yang sudah rusak,” ujarnya.
Ia mengatakan, jembatan tersebut tidak hanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga menjadi jalur anak-anak menuju sekolah dan warga membawa hasil bumi menuju pasar.
VP CSR & SMEPP PT Pertamina, Rudi Ariffianto, mengatakan rehabilitasi jembatan dikerjakan selama sekitar dua bulan dan telah diselesaikan sesuai target.
“Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas anak-anak kita ke sekolah, memperlancar distribusi hasil pertanian, roda perekonomian warga, serta memangkas jarak akses layanan dasar masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di lima desa yang terhubung.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah direhabilitasi agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Pertamina berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Enrekang dan masyarakat dapat terus berlanjut melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (*)



