Hadir dengan Wajah Baru, Kampus UT Akan di Resmikan Menteri PMK.
MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Kehadiran kampus baru Universitas Terbuka (UT) Makassar bertujuan menjawab kebutuhan masyarakat terkait pendidikan tinggi. Termasuk upaya meningkatkan kualitas dan pelayanan dari UT Makassar., gedung baru ini tentunya dilengkapi dengan fasilitas yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.
Makasar adalah salah satu dari 40 Universitas Terbuka (UT) yang ada di seluruh Indonesia, satu di luar negeri menjadi 39 dan satu kantor luar negeri. setiap provinsi itu ada namanya Kantor Universitas Terbuka Daerah.
Direktur UT Makassar, Prof Abdul Rahman Rahim, menyebut kampus baru ini menghabiskan anggaran kurang lebih Rp100 miliar. Dengan luas mencapai 11 ribu meter persegi. Terdiri dari enam lantai, dua lantai pertama berupa basement dan ground untuk parkir kendaraan. Selanjutnya, empat lantai lainnya dibagi untuk ruang pelayanan, ruang direktur, ruang tutorial, hingga sky lounge.
Kampus baru ini merupakan yang kedua, dimana UT Makassar selama ini beraktivitas di kampus yang berlokasi di Jalan Monginsidi.
Diagendakan gedung baru kampus Universitas Terbuka (UT) Makassar akan diresmikan pada Rabu (10/7/2024). Lokasinya di simpang lima Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Dan rencananya akan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy dan PJ Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, Rektor UT Indonesia, Prof Ojat Darojat, serta Rektor dari seluruh Universitas Negeri dan Swasta di Makassar. Hal ini disampaikan Prof. Abdul Rahman Rahim, pada konferensi pers di salah satu kafe di Kota Makassar, Sabtu (6/7/2024). Turut hadir yakni ketua panitia Effendi, Kepala Bagian Tata Usaha UT Makassar Safruddin dan Pimpinan Inti Buana Madani Ahmadi selaku event organizer.
Prof Rahman menggarisbawahi banyaknya perbaikan kualitas UT dari total 550 ribu mahasiswa, sebanyak 60 persen adalah milenial. Selain itu aspek kualitas dibuktikan bahwa hampir 50 persen dari total alokasi CPNS sebanyak 20 ribu orang ternyata berstatus alumnus UT. Dan UT juga sudah termasuk 21 unit Universitas Negeri yang berbadan hukum. Ini yang diperebutkan PTN, dan terakreditasi A dan internasional. Ini jaminan kualitas di tengah masih banyaknya orang kurang memahami UT,” jelasnya.
“Nilai tambah lainnya, selain kualitas yakni sangat fleksibel dan tarif SPP yang rendah hanya Rp1,3 juta. Pilihan jurusan maupun program studi pun semakin beragam. Misalnya untuk S1 ada 48 program studi dan S2 ada 11 program. Bahkan, untuk S3 juga sudah ada.(RB)



