Banner

Grand Imam dan Grand Mufti 39 Negara Berkumpul di Jakarta

 Grand Imam dan Grand Mufti 39 Negara Berkumpul di Jakarta
Banner
Banner

JAKARTA, Radioalmarkaz.co.id1 – International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 mempertemukan para pemimpin agama dari berbagai negara di Jakarta.

Sebanyak 49 delegasi internasional dari 39 negara telah terkonfirmasi mengikuti konferensi tersebut. Para delegasi terdiri atas Grand Imam, Grand Mufti, serta tokoh agama dari berbagai kawasan dunia.

Kehadiran para pemimpin agama dari berbagai negara menjadi bagian dari upaya memperkuat pertukaran gagasan dan pengalaman mengenai peran agama dalam menghadapi berbagai tantangan global.

IGIC 2026 berlangsung pada 25 hingga 28 September 2026. Konferensi imam besar berskala dunia ini mengangkat tema “Masjid Harmony, Religious Diplomacy, and Global Peace”.

Tema tersebut menjadi dasar pembahasan mengenai bagaimana masjid dan pemimpin agama dapat mengambil peran lebih luas dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Dalam konferensi ini, para peserta membahas sejumlah isu, mulai dari penguatan harmoni antarumat, diplomasi keagamaan, perdamaian global hingga pengembangan potensi ekonomi kemasjidan.

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi para imam dan tokoh agama untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan masjid serta peran lembaga keagamaan di tengah perubahan sosial yang terjadi di berbagai negara.

Masjid dinilai memiliki posisi strategis karena tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang pendidikan, pembinaan masyarakat, kegiatan sosial serta pemberdayaan umat.

Karena itu, forum IGIC 2026 diarahkan untuk mendorong adanya kerja sama yang lebih luas antara para pemimpin agama dari berbagai negara.

Pertukaran pengalaman diharapkan dapat melahirkan gagasan yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi masing-masing negara, sekaligus memperkuat hubungan antarpemimpin agama di tingkat internasional.

Selain membahas persoalan keagamaan, konferensi juga memberikan perhatian terhadap isu perdamaian dan kemanusiaan. Para pemimpin agama diharapkan dapat mengambil peran dalam membangun dialog dan mengurangi berbagai bentuk perpecahan di tengah masyarakat.

Diplomasi keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam pembahasan IGIC 2026. Melalui komunikasi antarpemimpin agama, diharapkan dapat terbuka ruang dialog untuk membangun saling pengertian dan kepercayaan di antara masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda.

Sementara itu, pembahasan mengenai ekonomi kemasjidan diarahkan untuk melihat potensi masjid dalam mendukung kemandirian dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan keterlibatan delegasi dari 39 negara, IGIC 2026 menjadi wadah pertemuan pemimpin agama lintas kawasan untuk membicarakan berbagai persoalan yang tidak hanya berkaitan dengan kehidupan keagamaan, tetapi juga menyentuh persoalan sosial dan kemanusiaan.

Konferensi ini diharapkan dapat memperkuat jejaring antarimam dan tokoh agama dunia serta menghasilkan gagasan bersama yang dapat mendukung terciptanya harmoni, perdamaian dan kemaslahatan masyarakat.(*)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *