Banner

Geng Motor Makin Meresahkan, DPRD Makassar Dukung Langkah Tegas Polisi

 Geng Motor Makin Meresahkan, DPRD Makassar Dukung Langkah Tegas Polisi
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id- Ketua DPRD Kota Makassar Supratman mendukung langkah tegas aparat kepolisian dalam memberantas aksi geng motor yang dinilai semakin meresahkan masyarakat dan mengganggu stabilitas keamanan di Kota Makassar.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul upaya Polrestabes Makassar yang menurunkan ratusan personel untuk mengantisipasi dan menindak aktivitas geng motor di sejumlah wilayah.

Supra, sapaan akrabnya menilai keberadaan geng motor tidak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat hingga citra Kota Makassar di mata investor dan wisatawan.

“Makassar harus aman. Bagaimana mungkin investor mau masuk kalau wilayah kita tidak aman. Orang yang mau datang berkunjung ke Makassar juga bisa ragu,” ujarnya disela-sela mengantar ibu dan adiknya masuk ke Asrama Haji untuk persiapan ke Tanah Suci Selasa (12/05).

Menurutnya, langkah Polrestabes Makassar dengan menurunkan sekitar 300 hingga 500 personel merupakan tindakan konkret yang patut diapresiasi demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menegaskan, persoalan geng motor kerap muncul di berbagai momentum tertentu dan terus menjadi perhatian serius karena menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Yang dilakukan Polrestabes ini langkah yang tepat untuk mengatasi geng motor,” katanya.

Terkait adanya usulan salah satu anggota DPR RI yang meminta agar pelaku geng motor ditembak di tempat, pihak DPRD Makassar menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, kepolisian tentu memiliki pertimbangan tersendiri dalam mengambil tindakan terhadap pelaku kriminalitas jalanan.

“Kita serahkan kepada pihak kepolisian. Pasti ada pertimbangan apakah layak dilakukan seperti itu atau tidak,” jelasnya.

Meski demikian, ia menilai tindakan tegas tetap diperlukan sebagai bentuk efek jera bagi pelaku geng motor, selama dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Untuk pembelajaran tentu harus ada tindakan yang berkesesuaian dengan aturan hukum,” tambahnya.

Supra berharap penanganan geng motor dapat dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga pencegahan melalui pembinaan generasi muda dan pengawasan lingkungan masyarakat (RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *