Banner

Gelar MUSDA Ke-VIII, MUI Makassar Canangkan Program Dan Bentuk Pengurus Baru

 Gelar MUSDA Ke-VIII, MUI Makassar Canangkan Program Dan Bentuk Pengurus Baru
Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Makassar menggelar Musyawarah Daerah VIII (Musda) untuk membentuk pengurus baru.

Kegiatan Musda ini mengusung tema
‘Merajut Kebhinnekaan yang Wasathiyah Menyongsong Pemilu 2024’ dilaksanakan di Baruga Anging Mammiri, rumah jabatan Walikota Makassar, Minggu, 19/03/23.

Abdul Muthalib Abdullah selaku ketua panitia mengatakan pada Musda ini akan dibentuk kepengurusan baru MUI kota Makassar dan akan menyusun program sesuai anggaran dasar.

“Jadi kegiatan ini kita akan berusaha untuk membuat suatu konsep sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, kedepan kita berharap tambah maju banyak pengembangan yang kita bisa lakukan, inilah yang akan disusun program yang ada didalam anggaran dasar itu,” terangnya.

Lanjut Abdul, pemilihan dilakukan secara musyawarah tidak ada calon yang ditetapkan, juga tidak ada pemungutan suara, jika ketua umum masih ingin lanjut dan masih dibutuhkan di MUI maka disilahkan.

“Namanya majelis ulama ini majelis ke nabian beda dengan organisasi lain, kita memakai etika dalam memilih apakah etis untuk maju,” papar Abdul.

Diketahui masa jabatan ketua MUI selama 5 tahun dengan maksimal 3 periode. Dalam struktur organisasinya didampingi wakil 4 Wakil terpilih sebagai formatur kemudian disepakati dalam Musyawarah.

Abdul menambahkan untuk lebih baik pembentukan pengurus akan dirapikan sehingga lebih efektif kedepannya.

“Kepengurusan ini mungkin kita akan rapikan karena ada yang merangkap karena adanya pengurus yang tidak aktif, kota maupun provinsi, ini dirapikan agar efektif kerjanya diperiode berikutnya,” tuturnya.

Sementara itu Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, yang diwakili oleh Kepala BKPSDM Makassar Akhmad Namsum mengatakan Musda ini menjadi momentum dalam merumuskan pokok pikiran bagaimana mendukung program pemerintah kota Makassar mewujudkan ummat bergama kota Makassar yang lebih islami.

“Musyawarah MUI kota Makassar adalah salah satu momentum yang sangat luar biasa dalam rangka merumuskan pokok-pokok pikiran dalam upaya mengantarkan masyarakat kota Makassar yang lebih Islami,” ujarnya.

BKMSDM kata Akhmad siap berkolaborasi bersama MUI dalam membentuk SDM yang kuat berdaya saing tinggi.

“Kami akan siap untuk bekerjasama dengan majelis ulama Indonesia untuk pengembangan SDM, Karena kita tahu yang namanya orgnasasi perlu SDM yang bagus untuk memberi kontribusi positif, kepada masyarakat kota Makassar,” jelas Akhmad.

Akad berharap Musda ini bisa melahirkan pengurus yang hebat, serta membentuk program yang unggul sehingga membawa suasana beragama yang kondusif, aman, dan sejahtera.

“Kita berharap musyawarah yang dilaksanakan hari ini akan selalu memberikan pemikiran-pemikiran terbaik akan melahirkan pengurus-pengurus yang akan membawa organisasi kepada hal lebih baik sehingga dapat menciptakan suasana beragama yang kondusif, aman, dan sejahtera,” pungkasnya.(SB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *