Banner

BPBD Sulsel Catat 9 Daerah Mengalami Fuso

 BPBD Sulsel Catat 9 Daerah Mengalami Fuso
Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendata 9 kabupaten/kota terdampak Fuso atau daerah gagal panen akibat terkena banjir.

Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo mengatakan pendataan ini sesuai arahan Presiden Jokowi kepada BNPB terkait dengan daerah yang mengalami Fuso.

9 kabupaten kota di Sulsel yakni, Maros, Pangkep, Sidrap, Soppeng, Pinrang, Wajo, Barru, Parepare dan Bulukumba.

“Sementara mendata, sekarang kan 9 kabupaten terdampak, cuman data luas dan sebagainya itu masih didata oleh dinas pertanian,” kata Amson, Minggu (19/3/2023).

Dari 9 daerah ini, Amson mengatakan tiga diantaranya paling berdampak akibat bencana banjir yang terjadi beberapa bulan lalu.

“Sidrap, Wajo, Soppeng itu yang dianggap memang agak berat. Jadi di data dulu terkait dengan berapa ruas daerah yang terdampak, berapa kerugian dan lain-lainnya,” jelasnya.

Amson mengemukakan, pendataan ini akan dilaporkan ke Presiden Jokowi dan dimungkinkan ada bantuan yang diberikan. Namun, bentuk bantuannya belum dapat dipastikan.

“Kepala BNPB minta kepada BPBD seluruh Indonesia untuk menindaklanjuti mengambil data ke daerah yang gagal panen itu karena banjir. Nanti hasilnya itu disampaikan ke Bapak Presiden melalui BNPB, kita nda tahu tindak lanjutnya dalam skema apa untuk pemberian bantuan,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Brigjen TNI Yusuf Setiawan mengatakan untuk saat ini dilakukan monev terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan rapat di tingkat kementrian untuk berbagi tugas sesuai kewenangannya agar saran
bisa tepat sasaran.

“Di perlukan data by name by addres yang terdapak banjir serta. Kepemilikan lahan sudah ada kejelasan status apakah milik petani atau pihak lain yang disewakan, harus ada data pendukung maka untuk saat jagan menjanjikan apa-apa kepetani,” ucapnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura & Perkebunan (TPH Bun) Sulsel, Muhlis Mori mengatakan pihaknya membutuhkan pompa air agar ketika terjadi bencana, upaya mitigasi gagal panen dapat dilakukan.

“Untuk saat di butuhkan pompa air yang memadai untuk membantu petani,” imbuhnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *