Forum Barani Susun Rencana Strategis Wujudkan Pemuda Inklusi

MAKASSAR, RAZFM – Salah satu trend permasalahan sosial saat ini adalah maraknya perang antar kelompok masyarakat. Mengejutkannya lagi, pemuda kerap melakukan hal buruk tersebut.
Dari hasil analisa ICJ Makassar perkelahian antar kelompok hampir terjadi setiap bulan.
Maka dari itu beberapa lembaga yang tergabung dalam Forum Barani sangat konsen terhadap isu pemuda, menyusun perencanaan strategis untuk mengurangi angka tawuran di kalangan pemuda.
“Fokus isu yang kita dorong adalah bagaimana keberagaman dan inklusi sosial dikalangan pemuda, bagaimana menghargai keberagaman, saling toleransi. Jika itu terjadi kita berharap kasus-kasus pemuda dikota Makassar misalnya perkelahian antar lorong saling busur-membusur itu berkurang,” ujar Warida Syafie Direktur ICJ Makassar, usai pertemuan Forum Barani, Rabu, 12/04/23.
Warida mengungkapakan salah satu sebab perkelahian antar pemuda karena kurangnya wadah atau ruang ekspresi mereka.
“Salah satu dari hasil diskusi selama ini, maraknya perkelahian kelompok itu analisa kita karena kurang ruang ekspresi pemuda,” tukasnya.
Cara mengatasinya kata Warida adalah mengumpulkan kelompok pemuda dalam satu kegiatan untuk bertukar pikiran membuat program, sehingga lebih produktif ke hal yang positif.
“Kita bisa bagiamana pembauran antar kelompok ini selalu ada, misalnya kelompok pemuda A, bertemu dengan kelompok B, C dan lainnya, dengan kita buat kegiatan untuk mereka,” terangnya.
Untuk meningkatkan produktivitas pemuda Formu Barani telah membuat dua Piloting Forum Pemuda Inklusi Kelurahan.
“Saat ini Forum Barani sudah punya piloting, yakni di kelurahan balang baru dan Mamajang diberi nama forum Pemuda Inklusi kelurahan,” kata Warida.
Forum Pemuda ini diharapkan mampu menularkan ke pemuda sekitarnya suapya ada kegiatan positif di tempat mereka.



