Forum BARANI Perkuat Multi Stakeholder Tangani Isu Sosial

MAKASSAR, RAZFM – Lembaga Advokasi Keadilan untuk Masyarakat yakni Institute of Community Justice (ICJ) bersama Forum BARANI telah melakukan serangkaian kegiatan kolaborasi terkait Isu Keberagaman dan Inklusi Sosial bagi generasi muda di Kota Makassar.
Forum Belajar yang masih baru dan beranggotakan tujuh Organisasi Masyarakat Sipil (CSO), kini memperluas perannya dengan membentuk konsep pentahelix.
Forum BARANI telah mengindentifikasi dan menjaring beberapa perwakilan dari unsur pemerintah daerah, sektor swasta, perguruan tinggi, dan media, yang kemudian akan bergabung dalam Forum BARANI.
Untuk mendukung hal tersebut ICJ menggelar kegiatan Orientasi pertemuan perluasan keanggotaan Learning Forum (Forum BARANI Makassar) yang baru, di Cafe Red Corner Makassar, Sabtu, 19/11/22.
Direktur ICJ Makassar Warida Safie mengatakan Forum Barani yang sudah berjalan di tahun Ketiga, salah satu isu penguatan kapasitas bagaimana FORUM BARANI bisa mengembangkan jejaring, melakukan advokasi dan penguatan isu tematik terkait Keberagaman dan Inklusi Sosial bagi generasi muda di Kota Makassar.
“Awalnya itu Forum BARANI beranggotakan hanya Delapan lembaga dan dan semuanya hampir CSO seiring perjalanan waktu ini sudah masuk tahun ketiga rupanya banyak upaya-upaya yang membutuhkan stakeholder lain,” ujar Warida saat ditemui disela kegiatan.
Warida menjelaskan tujuan orientasi anggota baru adalah diantaranya penyelarasan Visi Misi serta memberi pemahaman terkait nilai-nilai Forum BARANI.
“Tujuannya adalah perluasan dan perekrutan anggota baru gitu ya dan memberikan orientasi terkait forum BARANI ini, makanya struktur hari ini adalah menjelaskan apa itu forum barani, kemudian penyesuaian penyalarasan Visi Misi dan terkait nilai-nilai forum BARANI, jadi itu memperkenalkan pada anggota yang baru dan merefresh kepada anggota yang lama,” tuturnya.
Sementara itu Anggota Forum BARANI Akbar Mustafir menjelaskan saat ini Forum BARANI masih mengusung isu tematik terkait dari keberagaman dan inklusi sosial bagi generasi muda yang ada di kota Makassar, dimana persoalan pemuda seperti kekerasan, tawuran bisa di minimalisir dengan pembentukan wadah bagi pemuda di kelurahan.
“Sudah banyak yang kita lakukan misalnya kita membuat namanya Forum Pemuda Inklusi di dua kelurahan piloting sambung Jawa dan Mamajang, nah itu kami membentuk itu sebagai perpanjangan tangan kalau forum barani ini ada dikotanya di forilum Inklusi pemuda itu ada di kelurahan jadi isu-isu ini turun di kelurahan,” ungkapnya.
Akbar menuturkan dengan adanya perluasan anggota Forum BARANI dengan konsep multi stakeholder ini,
diharapakan tidak hanya fokus ke isu Inklusi sosial bagi pemuda namun juga merespon isu sosial lainnya seperti, stunting, anak tidak sekolah, kekerasan dana lain sebagainya.
“Diharapkan kedepannya dengan konsep multi stakeholder ini bukan hanya isu kepemudaan yang akan kita respon tapi isu lainnya yang akan dilakukan Advokasi, bagaimana meningkatkan partisipasi masyarakat terkait isu stunting misalnya,” pungkasnya.(SB)



