Cegah Bencana hidrometeorologi, Gubernur Sulsel Minta Terapkan TMC Lewat BNPB RI

MAKASSAR, RAZFM – Untuk menghindari terjadinya cuaca ekstrem di wilayah sulawesi selatan (Sulsel) pemerintah provinsi Sulsel meminta bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB RI) dengan memanfaatkan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Operasi TMC tersebut dilakukan guna mengurangi dampak potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Sulsel, yang dilaksanakan atas kolaborasi dari BNPB, BRIN, BMKG bersama TNI AU.
Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Dir DSDD) BNPB RI Rustian di sela penutupan giat operasi TMC di Base Ops Lanud Maros menuturkan permintaan gubernur Sulsel tersebut telah di laksanakan sejak tanggal 11 hingga 22 Januari 2023.
“TMC ini kita laksanakan, berdasarkan kerjasama semua instansi terkait, mulai dari BNPB, Brin, BMKG TNI AU khususnya Lanud dan juga Gubernur Sulsel,” tutur Rustian.
“Pekerjaan ini dilakukan atas permintaan Gubernur Sulsel, sehingga pelaksanaannya bisa kita lakukan seperti sekarang ini,” ungkapnya.
Sementara kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sulsel menambahkan operasi TMC tersebut dilaksanakan guna menekan terjadinya cuaca ekstrem di 24 daerah kabupaten kota, Tujuannya agar daerah sulsel bisa terhindar dari bencana banjir, tanah longsor hingga angin puting beliung.
“BPBD Sulsel mengucapkan terimakasih kepada BNPB, Brin, BMKG, TNI AU dan seluruh pihak termasuk operator yang telah melaksanakan TMC selama 11 hari,
Dalam operasi TMC telah dilakukan 15 sorti kegiatan dan menghabiskan 13 ribu 900 kilogram bahan semai yang disebar dari sisi barat laut, barat dan barat daya Sulsel guna menghalau awan-awan potensial yang mengarah ke daratan.
“Berdasarkan data yang telah dirilis dari awal, di tanggal 12 yang lalu itu sampai 21 Sulsel itu berada pada zona ekstrem. Tapi berdasarkan sesuai dengan hasil TMC, kita mampu melewati yang namanya cuaca ekstrem,” tutup Amson.



