BI Sulsel Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,8% pada 2026
MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Sulawesi Selatan menjadi ajang konsolidasi seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga ketahanan ekonomi daerah, stabilitas inflasi, dan memperkuat sistem pembayaran nasional.
Deputi Kepala Perwakilan BI Sulsel, Wahyu Purnama, dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTB) 2025 Jumat, (28/11) yang berlangsung di Hotel Claro, menyampaikan optimisme pertumbuhan ekonomi Sulsel yang diproyeksikan mencapai 4,7–5,7% pada 2025, dan meningkat menjadi 5,0–5,8% pada 2026.
Ia menekankan bahwa pencapaian tersebut membutuhkan kolaborasi erat lintas lembaga, selaras dengan arahan pemerintah pusat.
“Semua pihak harus bersinergi untuk menjaga ketahanan ekonomi dan stabilitas inflasi. Sistem pembayaran yang aman dan andal juga menjadi kunci,” ujarnya.
Wahyu juga menyoroti peran Sulsel sebagai lumbung pangan Kawasan Timur Indonesia. Daerah ini menyuplai kebutuhan pangan untuk wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, serta sebagian Kalimantan.
Program Mandiri Benih disebut penting untuk meningkatkan kualitas produksi pertanian yang selama ini masih bergantung pada pasokan dari Jawa.
Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi Pemprov Sulsel, Darmawan Bintang, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperbaiki iklim investasi. Menurutnya, penyederhanaan perizinan, peningkatan keamanan, dan penguatan sinergi antarlevel pemerintahan menjadi strategi utama untuk menarik investor.
“Kami memastikan perizinan tidak berbelit, keamanan kondusif, dan koordinasi dari pusat hingga kabupaten berjalan harmonis,” kata Darmawan.
PTBI 2025 diharapkan menjadi pendorong optimisme ekonomi Sulsel sekaligus memperkuat kerja sama lintas sektor menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (RB)



