Bank Indonesia Inisasi, KKPD Stimulasi Program Pemerintah Daerah di Sulsel

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID –
Pemerintah Provinsi Sulsel bersama Bank Sulselbar me-launching Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) di Hotel Claro Makassar, Selasa, 05/12/23.
KKPD merupakan inovasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah atau (TP2DD) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan seluruh kabupaten/kota se-Sulsel. Juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada Pemkab/Pemkot yang dinilai progresif dan konsisten dalam mendorong digitalisasi keuangan daerah.
Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin mengatakan KKPD merupakan salah satu program yang telah lama direncanakan oleh pemerintah.
Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin mengatakan Kartu Kredit Pemerintah Daerah merupakan salah satu program yang telah lama direncanakan oleh pemerintah.
Demi mendorong realisasi program itu tersebut Pemprov Sulsel telah memberikan contoh terlebih dahulu agar Pemerintah Kabupaten dan Kota juga mulai menerapkan.
Dengan launching tersebut, Sulsel menjadi daerah pertama se-Indonesia yang menerapkan KKPD.
“Pemprov Sulsel sudah melakukan itu, jadi kalau mau ajak-ajak kabupaten yah harus memberi contoh lah, sehingga kawan-kawan kita melaksanakan itu, kompak dalam segala hal kebaikan,” kata Bahtiar lewat sambutannya.
Melaui sistem keuangan yang baru akan memberikan dampak yang baik terhadap pengelolaan keuangan. Terutama pada pengelolaan keuangan pemerintah yang menjadi lebih sehat, dan praktis.
“Hal seperti ini juga merupakan tujuan dari reformasi birokrasi Indonesia, termasuk reformasi tata kelola keuangan negara dengan instrumen KKPD. Maka secara langsung maupun tidak langsung akan mengurangi praktik tata kelola keuangan yang mungkin kita anggap kurang baik, bahkan buruk. Ini juga bisa mencegah korupsi,” cetus Bahtiar.
Lanjut Bahtiar hal itu bisa memberikan gambaran tata kelola keuangan yang terukur dan terkelola dengan baik, sebab selama ini biaya pertanggungjawaban lebih mahal dari pada alat kantor seperti alat tulis dan lain sebagainya.
Direktur Utama Bank Sulselbar, Yulis Suandi menyampaikan, pada kegiatan launching Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) sebanyak 17 kabupaten dan kota di Sulsel juga turut melakukan launching.
Selain itu, sebanyak tujuh kabupaten juga turut melakukan Penandatanganan Peraturan Daerah terkait dengan implementasi KKPD. Diantaranya, Kabupaten Bantaeng, Bone, Enrekang, Luwu timur, Takalar, Tana Toraja, dan Toraja Utara.
“Perlu kami sampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel telah mengeluarkan peraturan dan kebijakan terkait dengan implementasi KKPD ini. Bahkan telah menggunakan pada pembelanjaan langsung menggunakan KKPD pada tanggal 8 november untuk pembelian kebutuhan ATK,” paparnya.
Sementara itu Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulampua, Causa Imam Kirana mengungkapkan, penggunaan KKPD ini merupakan salah satu langkah digitalisasi ekonomi. Hal ini juga akan melahirkan pengelolaan keuangan yang lebih responsif, efisien dan transparan.
“Kami berharap kebijakan ini bisa kita pertahankan dan juga jika perlu diperluas lagi untuk pengaplikasiannya,” tuturnya.



