Banner

222 Anak PAUD Kota Makassar Wisuda Imunisasi

 222 Anak PAUD Kota Makassar Wisuda Imunisasi
Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Sebanyak 222 anak dari 11 PAUD mengikuti Wisuda Imunisasi Tingkat Kota Makassar Tahun 2023, di Claro Hotel Makassar, 22/06/23.

Wisuda Imunisasi ini merupakan bagian dari program Unicef bekerjasama dengan kementerian kesehatan untuk program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022, meliputi 3 kabupaten/kota sebagai daerah piloting, yakni kita Makassar, Kab. Bantaeng, dan Kab. Bone.

Di ketahui imunisasi adalah hak setiap anak yang harusnya mendapatakan Imunisasi lengkap pada usia 24 bulan dan juga dibarengi dengan imunisasi yang rutin sampai usia anak sekolah.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Makassar Andi Mariani mengatakan peserta wisuda imunisasi ini merupakan anak usia di bawah 2 tahun atau tingkat PAUD.

“Kita sasar hari ini adalah anak-anak PAUD, karena mereka adalah sasaran untuk imunisasi yang harusnya sudah dilaksanakan pada usia 24 bulan, sehingga yang sudah diwisuda hari ini sudah terpenuhi semua imunisasinya,” tukasnya.

Andi Mariani mengungkapkan kegiatan ini memang baru pada lima puskesmas dan 11 PAUD, harapannya program wisuda Imunisasi bisa direplikasi untuk dilakukan pada semua PAUD yang ada dikota Makassar.

“Ini memang masih piloting jadi kita harapannya kedoan bisa direplikasi kita masih ada mitra dari luar mudah-mudahan pemerintah kota Makassar juga bisa melakukan hal yang sama untuk semua PAUD yang ada dikota Makassar,” pungkasnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Makassar Indira Yusuf Ismail menjelaskan imunisasi ini sangat penting guna mencegah anak dari serangan penyakit.

“Imunisasi ini hak setiap anak yang
harus terpenuhi sejak lahir agar terhindar dari penyakit demi mewujudkan generasi yang cerdas,” tuturnya.

Dirinya mengapresiasi inovasi ini untuk memotivasi para orangtua untuk memberi imunisasi sebagai pemenuhan salah satu hak anak.

“Acara wisuda hari ini merupakan capaian orang tua dan sekolah beserta Unicef dan Dinkes kota Makassar, sehingga salah satu hak anak bisa terpenuhi,” imbuh Indira.

Ia menuturkan Hal ini selaras dengan penurunan angka stunting, yang dapat di atasi secara dini melalui imunisasi.

“Program nasional itu salah satunya adalah masalah stunting, dan itu dapat dicegah lewat imunisasi,” kata Indira.

Tempat yang sama, Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Wilayah Sulawesi dan Maluku, Hengky Wijaya mengungkapkan cakupan yang dicapai oleh kota Makassar sangat tinggi yakni mencapai 107,9 persen bahkan angka itu melebihi target.

Raihan capaian itu sebab pertumbuhan penduduk yang secara alami dan adanya urbanisasi masuk ke kota.

“Kita tau sebagai kota Makassar yang dilayani bukan penduduknya sendiri, tapi juga penduduk yang datang dari luar, angka 107 persen itu menunjukkan bahwa ada kelebihan 7 persen dari angka sasaran,” terang Hengky.

Selain itu, kata Hengky cakupan imunisasi tinggi karena dari segi layanan kesehatan, pemerintah kota Makassar telah berkomitmen untuk menyediakan layanan pemenuhan hak-hak anak.

“Secara khusus dikota Makassar kami melihat bahwa kesiapan dari layanan kesehatan sudah lebih bagus dan itu merupakan bagian dari komitmen kuat pemerintah kota untuk memberikan layanan pemehlnuhan hak-hak anak, ini yang kita lihat hari ini adalah hak kesehatan,” tukasnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *