ICRAF Membangun Komitmen, Dalam Penyediaan Dab pengembangan Paradigma Ekonomi Hijau

MAKASSAR, RAZFM – Analisis media menilai Propinsi Sulsel merupakan salah satu propinsi termaju dalam komitmen berkelanjutan, komitmen karbon dan komitmen pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini
Tentu saja perlu dilengkapi dan disinergikan dengan tingkat nasional apa dalam konteks pertumbuhan indeks ekonomi
ICRAF Indonesia selaku salah satu mitra pembangunan Menilai Sulsel sudah banyak bermitra dalam pembangunan keberlanjutan.
Feri Johana selaku Conservation and Development Planning Specialist at World Agroforestry Centre (ICRAF) mengatakan
ICRAF, berkomitmen akan membantu proses penyediaan alat bantu perangkat kerja, metodologi dan proses-proses fasillitasi yang akan di gunakan dalam pengembangan paradigma ekonomi hijau
“Tentu proses ini akan dimulai dengan membentuk forum atau kelompok kerja agar menjadi leading karena proses ini akan panjang dan melibatkan pemangku kepentingan. Kata Feri ICRAF Indonesia akan terus berkontribusi bersama-sama mitra pembangunan yang lain untuk terus membantu pemerintah Sulsel dalam mencapai Green Ekonomi Indeks.
Dalam sambutannya Kepala Bappelitbangda Sulsel Andi Darwaman bintang menuturkan Green ekonomi menjadi sebuah tindakan yang dilakukan terutama melalui kesepakatan regional bahwa selama ini kita bekerja hanya mendengar kebutuhan saja tanpa memperhatikan lingkungan dan sosial .
” Perlu kesepakatan nasional bahwa kita harus bergerak memikirkan tidak hanya pertumbuhan ekonomi tetapi bagaimana bisa memajukan kesejahteraan masyarakat terutama juga bahwa ketika kita melakukan pembangunan kita harus mengorbankan lingkungan nah oleh sebab itu pemerintah Indonesia salah satunya sebagai komitmen global melaksanakan perencanaan harus berbasis perekonomian.
Lebih lanjut Darmawan menuturkan, Sulsel sudah mendapatkan penghargaan di tahun 2022 berkaitan dengan perencanaan berbasis ekonomi dimana kita banyak juga memperhatikan bagaimana membiayai terutama kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan, kemudian kita juga memperhatikan bagaimana pelestarian lingkungan dengan membangun infrastruktur yang memperhatikan aspek-aspek perekonomian berkaitan dengan lingkungan.
Begitu banyak, program yang sudah dijalankan pemerintah provinsi Sulsel salah satu contohnya bagaimana membangun rumpon, membangun reboisasi kemudian tidak memberikan izin-izin tambang terutama menjadi kewenangan pemerintah yang dapat merusak lingkungan. Dan pertanian yang menggunakan bibit-bibit tanpa pestisida.
Berkaitan dengan regulasi yang ada salah satunya misalnya penggantian kawasan persawahan dan sebagainya, kemudian dari sisi over fishing, perikanan itu ada beberapa yang sudah kita keluarkan kata Darwan, berkaitan dengan hasil dari penangkapan, kemudian dari sisi pertambangan.
Darmawan berharap dari sebuah pemikiran komprehensif perencana tidak hanya mungkin secara sporadis di lakukan tapi dengan melakukan lokakarya ini mereka di beri pengertian bagaimana konsep green ekonomi secara komprehensif dilakukan dalam perencanaan, Tutupnya. (RB)



