Banner

Serapan Beras Bulog Tidak Maksimal, Gubernur Minta Kebijakan Inovatif

 Serapan Beras Bulog Tidak Maksimal, Gubernur Minta Kebijakan Inovatif
Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Serapan Beras oleh Bulog Wilayah Sulselbar masih terbilang rendah hingga saat ini.

Hal ini terungkap dalam rapat High Level Meeting, Tim Pengendali Inflasi yang digelar diHotel Grand Claro Makassar Selasa 04/04/23.

Kepala Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulselbar, Bakhtiar AS menjelaskan kondisi serapan beras bulog, diakui belum maksimal hal ini disebabkan beberapa faktor, diantaranya masalah harga yang kurang bersaing dipasaran dimana telah tetapkan regulasi HPP Rp 9.950 sedangkan dipasaran Rp 10.500.

“Persoalannya hari ini, kami belum bisa menyerap maksimal pertama memang soal harga , regulasi menentukan HPPNYA boleh membeli Rp9.950, sementara kondisi di pasaran Rp10.500,” pungkasnya.

“Ada tawaran menarik, bisa tidak dengan pola fleksibilitas, tahun lalu kita akukan regulasi mendukung, pada saat itu beli dengan harga berapapun, baru kemudian dialihkan menjadi stok pemerintah, tapi hari ini ketentuan belum ada, sehingga pasti kami kesulitan,” paparnya.

Lanjut Bakhtiar, perlu adanya pembatasan stok beras yang keluar provinsi, diperkuat dengan peraturan Gubernur (Pergub).

“Barangkali kita bisa inisiasi membuat komitmen, tentu perlu dukungan semua satgas pangan, yang efektif regulasi sebagai referensi, nanti membuat pergub, boleh keluar sekian persen ditinggalkan cadangan wilayah,” tukasnya.

“Kita perlu memiliki inovasi bagaimana bisa mencadangkan untuk di Bulog. Tapi kita sudah minta kebijakan dari Bulog,” tambahnya.

Andi Sudirman menyatakan perlu adanya kebijakan yang cepat dan tepat untuk meningkatkan serapan Bulog saat ini.

“Kita fokuskan sekarang, bagaimana stok Bulog bisa di naikkan. Karena banyak diserbu dari provinsi lain,” ujar Gubernur.

Dirinya menuturkan kebijakan itu nantinya akan membuat harga Bulog bisa bersaing di pasaran agar memenuhi kebutuhan di Sulsel.

“Bagaimana strategi supaya serapan Bulog dalam menyerap produksi padi bisa lebih bersaing dari pengusaha, Sehingga stok-stok Bulog bisa memenuhi cadangan yang kita inginkan,” kata Gubernur.

Gubernur menambahkan pihaknya bersama Bulog serta pihak terkait lainnya akan mencari sumber masalah dan solusi terkait kurangnya serapan beras, demi menjamin terpenuhinya kebutuhan beras di Sulsel.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *