Banner

SPMB Makassar 2026 Diawasi Ketat, Munafri Pastikan Tak Ada Lagi “Titipan”

 SPMB Makassar 2026 Diawasi Ketat, Munafri Pastikan Tak Ada Lagi “Titipan”
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalamrkaz.co.id- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 akan dijalankan lebih ketat, transparan, dan bebas dari praktik manipulasi yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.

Salah satu yang menjadi perhatian utama pemerintah kota ialah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) demi mengejar sekolah favorit melalui jalur domisili atau zonasi.

Munafri, yang akrab disapa Appi, meminta masyarakat tidak lagi memanfaatkan celah tersebut karena dinilai memicu ketimpangan distribusi siswa di sekolah-sekolah tertentu.

“Kami minta semua pihak bisa saling mengerti. Jangan lagi memindahkan KK hanya untuk masuk sekolah tertentu karena itu menimbulkan ketimpangan,” tegas Appi, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, praktik tersebut selama ini menyebabkan penumpukan peserta didik di sejumlah sekolah favorit, sementara sekolah lain justru kekurangan siswa.

Karena itu, Pemkot Makassar melakukan pembenahan menyeluruh dalam sistem SPMB 2026, termasuk menghadirkan platform digital terintegrasi LONTARA+ yang memungkinkan seluruh proses seleksi dipantau secara real time.

Lewat sistem tersebut, orang tua dapat melihat langsung posisi ranking anak selama proses penerimaan berlangsung sehingga peluang praktik “titipan” maupun intervensi pihak tertentu dapat ditekan.

“Kalau sistemnya transparan, semua bisa mengawasi. Itu yang kita mau supaya tidak ada lagi ruang untuk permainan,” ujarnya.

Pemkot Makassar juga memperkuat sistem zonasi menggunakan pencocokan otomatis titik koordinat alamat berdasarkan data KK untuk memastikan keabsahan domisili peserta didik.

Selain itu, pemerintah menyiapkan tiga server berbeda untuk jenjang TK, SD, dan SMP guna menghindari gangguan teknis seperti server down yang sempat menjadi keluhan masyarakat pada tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, sistem juga dilengkapi fitur live chat pengaduan, notifikasi otomatis melalui WhatsApp dan email, pengecekan data siswa, hingga unggahan dokumen daftar ulang secara digital.

Munafri mengatakan, evaluasi menyeluruh telah dilakukan terhadap pelaksanaan SPMB tahun lalu, terutama menyangkut persoalan teknis dan transparansi sistem.

“Tahun ini kita pastikan tidak ada lagi alasan server down. Semua sistem sudah diperbaiki,” katanya.

Adapun tahapan SPMB 2026 dimulai dengan simulasi pendaftaran pada 12 hingga 14 Mei 2026. Selanjutnya, pendaftaran jalur non domisili dibuka pada 2 sampai 4 Juni, sedangkan jalur domisili berlangsung 9 hingga 13 Juni 2026.

Pemerintah Kota Makassar optimistis sistem baru ini mampu menghadirkan proses penerimaan siswa yang lebih adil, akuntabel, dan merata di seluruh sekolah. (*)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *