Satu Jemaah Haji Wafat di Embarkasi Makassar
Makassar, Radioalmarkaz.co.id-Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar melaporkan sebanyak 7.849 jemaah haji telah diberangkatkan hingga kelompok terbang (kloter) 20 pada musim haji 2026.
Hal tersebut disampaikan oleh Ikbal Ismail Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulsel dalam keterangannya di Asrama Haji Rabu (06/05) terkait perkembangan pemberangkatan jemaah di Embarkasi Makassar.
Di tengah kelancaran proses pemberangkatan, PPIH juga menyampaikan kabar duka atas wafatnya salah satu jemaah haji asal Kabupaten Mamuju.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun, kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Syamsudin P Laoneng, 56 tahun, jemaah kloter 19 asal Mamuju,” ujarnya.
Ia menjelaskan, almarhum sempat mengalami penurunan kondisi kesehatan saat tiba di embarkasi dan harus dirujuk ke RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk mendapatkan perawatan.
“Beliau mengalami sesak napas dan dirawat kurang lebih tujuh jam di rumah sakit, sebelum akhirnya wafat sekitar pukul 22.00 WITA,” jelasnya.
Jenazah almarhum telah dipulangkan ke kampung halamannya di Mamuju untuk dimakamkan, dengan didampingi oleh pihak keluarga.
Ikbal menyatakan Kemenhaj Sulsel turut berbelasungkawa dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Sementara itu, terkait kursi kosong (open seat) akibat jemaah yang wafat atau tertunda keberangkatannya, Ikbal menyebut saat ini terdapat 11 kursi kosong.
Kursi tersebut akan diisi oleh jemaah yang sebelumnya tertunda namun telah dinyatakan laik terbang, sesuai dengan nomor urut porsi.
“Jemaah yang tertunda dan sudah memenuhi syarat akan kami berangkatkan pada kloter berikutnya melalui seat kosong yang tersedia,” katanya.
Ia menambahkan, pengisian kuota pengganti akan ditentukan lebih lanjut di Arab Saudi, khususnya saat jemaah sudah berada di Makkah atau Madinah.
Ikbal, memastikan seluruh proses pemberangkatan terus berjalan dengan baik, serta tetap mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan jemaah.(RB1



