Saudi Turun Langsung Cek Layanan Makkah Route di Makassar, Ini Hasilnya
Makassar, Radioalmarkaz.co.id-Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan layanan Makkah Route di Embarkasi Makassar, Kamis (30/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan layanan fast track bagi jemaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M.
Rombongan dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi yang dipimpin oleh Abdullah bin Saidan bersama Yusuf Asy-Syamlan dan Raid al-Maliki turut meninjau sejumlah fasilitas di Asrama Haji Makassar.
Hadir pula perwakilan Saudi lainnya seperti Aziz Bandar Al Otaibi dan Abdul Qader Eid.
Dalam peninjauan tersebut, pihak Saudi mengevaluasi langsung proses layanan Makkah Route, termasuk sistem pemeriksaan imigrasi yang dilakukan di tanah air.
Skema ini memungkinkan jemaah menyelesaikan seluruh proses administrasi sebelum berangkat, sehingga setibanya di Arab Saudi tidak lagi melalui pemeriksaan panjang di bandara.
Selain itu, rombongan juga memantau proses penanganan bagasi jemaah, mulai dari pelabelan koper besar hingga koper kabin. Mereka memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar, termasuk jaminan pengantaran koper hingga ke kamar jemaah di Arab Saudi.
Hasilnya, layanan di Embarkasi Makassar dinilai telah memenuhi standar yang ditetapkan. Fasilitas yang tersedia, terutama dalam pengelolaan bagasi, mendapat apresiasi dari pihak Saudi.
Ketua PPIH Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap peningkatan layanan tidak hanya dilakukan di tanah air, tetapi juga berlanjut saat jemaah berada di Tanah Suci.
“Kami berharap penanganan koper bagasi dan kabin jamaah bisa terus ditingkatkan, khususnya saat berada di Madinah dan Makkah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antara Indonesia dan Arab Saudi dalam penyelenggaraan ibadah haji, termasuk mendorong peningkatan kualitas layanan Makkah Route di masa mendatang.
Sebagai informasi, layanan Makkah Route saat ini tidak hanya tersedia di Embarkasi Makassar, tetapi juga diterapkan di beberapa bandara lain di Indonesia, seperti Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Juanda Surabaya, dengan tujuan akhir di Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah.
Melalui sistem ini, proses keberangkatan jemaah menjadi lebih cepat, nyaman, dan terintegrasi, sekaligus menjadi bukti penguatan kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji. (*)



