Tekan Kenaikan Harga, Disperdagin Makassar Kerahkan Armada Pasar Murah ke 9 Titik
Makassar, Radioalmarkaz.co.id- Pemerintah Kota Makassar memastikan ketersediaan bahan pangan pokok tetap aman menjelang Hari Raya Idulfitri melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di berbagai wilayah kota.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar, Evy Aprialti, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menekan kenaikan harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Menurut Evy, langkah tersebut dilakukan setelah inflasi di Kota Makassar tercatat cukup tinggi, yakni mencapai 6,23 persen. Karena itu, pemerintah kota diminta melakukan intervensi pasar melalui program pasar murah.
“Seluruh SKPD diharapkan berkolaborasi mengadakan pasar murah agar inflasi bisa ditekan dan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujarnya.
Pada tahap awal, kegiatan pasar murah digelar di dua titik, yakni di Kecamatan Rappocini dan Kecamatan Mariso. Pemerintah kota kemudian memperluas pelaksanaannya dengan mengerahkan armada mobil perdagangan dan mobil pengendali inflasi untuk menjangkau berbagai wilayah.
Mulai Kamis, program ini akan dilaksanakan di sembilan titik sekaligus yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Makassar.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Perdagangan menyediakan sejumlah komoditas utama seperti beras SPHP dari Perum Bulog, gula pasir, serta minyak goreng dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar.
Harga yang ditawarkan kepada masyarakat antara lain minyak goreng Rp15.000 per liter, gula pasir Rp17.500 per kilogram, serta beras SPHP Rp57.000 untuk kemasan lima kilogram.
Evy menegaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Perum Bulog terkait ketersediaan stok beras selama pelaksanaan program tersebut.
“Hasil komunikasi kami dengan Bulog, stok beras SPHP dipastikan aman hingga Lebaran, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelasnya.
Selain komoditas yang disediakan oleh Dinas Perdagangan, Perumda Pasar Makassar Raya juga turut menyiapkan bahan pangan tambahan seperti telur dan bawang untuk melengkapi kebutuhan masyarakat.
Program Gerakan Pangan Murah ini dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari dan akan menjangkau seluruh kecamatan di Kota Makassar.
Bahkan pada tahap selanjutnya, pemerintah kota juga berencana membawa program tersebut hingga ke wilayah kepulauan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar berharap harga bahan pokok tetap stabil serta masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Lebaran. (RB)



