Banner

Kemenag Makassar Fokus Kerukunan dan Ekoteologi di 2026, Dorong Pemerataan Pendidikan Madrasah

 Kemenag Makassar Fokus Kerukunan dan Ekoteologi di 2026, Dorong Pemerataan Pendidikan Madrasah
Banner
Banner

Makassar, Radioalmarkaz.co.id-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar menegaskan komitmennya menjalankan program prioritas nasional 2025–2026 dengan menitikberatkan pada penguatan kerukunan umat beragama, ekoteologi, serta pemerataan kualitas pendidikan madrasah, baik negeri maupun swasta.

Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar, Dr. Muhammad, mengatakan arah kebijakan daerah tetap mengacu pada program nasional yang digagas Presiden serta diturunkan melalui Asta Protas Kementerian Agama RI.

Menurutnya, Menteri Agama, Nasaruddin Umar, memberi perhatian besar pada dua isu utama, yakni kerukunan umat beragama dan ekoteologi.

“Kerukunan dan toleransi menjadi fondasi utama di tengah masyarakat yang plural. Begitu juga ekoteologi, yaitu kecintaan pada Tuhan yang diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama dan lingkungan,” ujarnya.

Ia mencontohkan, ASN Kementerian Agama didorong menunjukkan kepedulian sosial dan lingkungan, seperti penanaman pohon serta aksi berbagi kepada masyarakat kurang mampu.

Pendidikan Unggul dan Layanan Berdampak

Selain itu, Kemenag Makassar juga fokus pada layanan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk peningkatan kualitas pendidikan madrasah.

Dr. Muhammad menyoroti kondisi madrasah swasta yang masih menghadapi tantangan, khususnya dalam aspek kesejahteraan guru.
“Madrasah negeri relatif stabil. Tapi di swasta, banyak guru bergaji Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per bulan. Ini menjadi PR besar,” jelasnya saat ditemui tim redaksi Radio Al-markaz.

Kemenag berencana melakukan distribusi guru ASN, termasuk PPPK, ke madrasah swasta yang kekurangan tenaga pendidik. Selain itu, pihaknya akan mendorong sertifikasi dan peningkatan kualifikasi guru melalui kerja sama dengan perguruan tinggi.

“Kami ingin ada pengakuan formal bagi guru madrasah swasta. Minimal ada penetapan resmi agar mereka merasa diakui negara,” tambahnya.

Perluasan Daya Tampung MAN

Tingginya minat masyarakat terhadap madrasah negeri juga menjadi perhatian. Salah satu yang paling diminati adalah MAN 2 Makassar yang setiap tahun menolak banyak calon siswa karena keterbatasan kuota.

Sebagai solusi, Kemenag mendorong penguatan MAN 3 Makassar agar kualitasnya setara dengan MAN 2.
“Kami targetkan dua tahun ke depan MAN 3 bisa seperti MAN 2. Akan ada penambahan ruang kelas dan pembangunan lantai tambahan,” katanya.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan akses pendidikan serta memberikan pilihan lebih luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah utara dan timur Kota Makassar. (RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *