Pemprov Sulsel Kebut Proyek Miliaran Rupiah di Sejumlah Ruas Strategis
MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id – Sulawesi Selatan terus mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan melalui program Multi Years Project (MYP) yang kini bergerak di berbagai kabupaten dan kota.
Program yang dibiayai melalui APBD tersebut menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar arus distribusi barang dan jasa.
Sejumlah ruas strategis kini tengah dikerjakan, mulai dari pengaspalan jalan, pembangunan bahu jalan, pemasangan drainase, hingga pengecoran rigid beton pada titik-titik prioritas.
Di wilayah selatan, pengerjaan dilakukan pada ruas Batas Kabupaten Gowa–Galesong–Pattallassang melalui penghamparan laston lapisan antara AC-BC. Sementara pada ruas Panciro–Batas Kota Makassar dilakukan pengerjaan lapisan AC-BC dan pembangunan bahu jalan beton.
Perbaikan juga berlangsung pada ruas Barombong menuju perbatasan Kabupaten Takalar serta ruas Batas Kabupaten Gowa–Bontoramba yang kini mendapatkan penanganan bahu jalan dan lapis beton untuk memperkuat struktur jalan.
Tak hanya itu, ruas Palleko–Towata hingga jalur Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto turut masuk dalam daftar prioritas pengerjaan tahun ini.
Di wilayah lainnya, proyek MYP juga bergerak di ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Pinrang dengan pembangunan talud pengaman jalan, termasuk peningkatan jalan pada ruas Sidrap–Malimpung.
Sementara di kawasan utara dan tengah Sulsel, pengerjaan dilakukan pada ruas Salaonro–Batas Kabupaten Wajo, Impa-Impa–Anabanua, Doping–Atapange hingga Batas Soppeng–Ulugalung.
Pada Paket 5, pembangunan difokuskan pada ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae dan Ujung Lamuru–Palattae yang kini tengah menjalani pengerjaan saluran drainase, penguatan struktur batu mortar hingga pengaspalan.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan program tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Menurutnya, sejumlah ruas yang sebelumnya rusak kini mulai berubah setelah dilakukan penanganan bertahap melalui skema Multi Years Project.
“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi lebih baik, sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Pemprov Sulsel menilai pembangunan infrastruktur jalan menjadi faktor penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk memperlancar distribusi hasil pertanian, logistik, hingga akses layanan dasar masyarakat.
Melalui program MYP tersebut, pemerintah berharap mobilitas masyarakat antarwilayah semakin lancar dan konektivitas daerah di Sulawesi Selatan dapat terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan. (*)



