400 Peserta Terlibat di Kegiatan Bersih Pasar Terong DLH Gandeng Pemerhati Lingkungan
400 Peserta Terlibat di Kegiatan Bersih Pasar Terong DLH Gandeng Pemerhati Lingkungan
Makassar, Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat gerakan peduli lingkungan dengan menghadirkan para pemerhati lingkungan nasional serta menggelar kerja bakti massal di Pasar Terong.
Kegiatan ini juga menghadirkan sosok pemerhati lingkungan yang dikenal luas sebagai “Bule Sampah”, yakni Beni, bersama istrinya. Turut hadir pula aktivis lingkungan Rendria dan Maga Larpah, yang selama ini aktif mengkampanyekan pengelolaan sampah berkelanjutan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menjelaskan bahwa kehadiran para aktivis lingkungan ini bertujuan memperkuat edukasi dan kesadaran masyarakat.
“Makassar adalah kota yang sangat membutuhkan perhatian dalam pengelolaan sampah. Sampah bukan musuh masyarakat, justru bisa memberi manfaat bila dikelola dari rumah hingga lingkungan luar,” kata Appi.
Ia menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah, melainkan menjadi tanggung jawab seluruh warga Kota Makassar.
“Hari ini adalah bagian dari kegiatan Daur Bumi, untuk menunjukkan bahwa pengelolaan sampah adalah gerakan bersama,” tambahnya.
Selain kampanye lingkungan, sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi tumpukan sampah juga dibersihkan dalam aksi kali ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Makassar, Helmy, Budiman menjelaskan bahwa aksi kerja bakti dipusatkan di Pasar Terong, bekerja sama dengan Kecamatan Bontoala.
“Aksi dilaksanakan mulai pukul 07.30 hingga 09.00 di Jalan Sawi dan Jalan Terong, diikuti sekitar 400 peserta,” ujar Helmy.
Kegiatan meliputi pengumpulan sampah, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta penimbunan sampah untuk selanjutnya diangkut ke TPA.
Helmy menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah awal untuk menata kembali salah satu pasar terbesar di Makassar yang selama ini menghadapi masalah volume sampah harian yang cukup tinggi.
Helmy, berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas lingkungan, dan warga dinilai kunci untuk menciptakan Kota Makassar yang lebih bersih dan sehat. (RB)



