Banner

57 Imam Morowali Utara Studi Banding di Masjid Al-Markaz Al-Islami

 57 Imam Morowali Utara Studi Banding di Masjid Al-Markaz Al-Islami
Banner
Banner

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Yayasan Islamic Center (YIC) Al-Markaz Al-Islami kedatangan 57
imam dari Kabupaten Morowali, Senin malam, 02 September 2024.

Para imam ini didatangkan oleh Bupati Morowali Utara, Sulawesi Tengah, Delis Julkarson Hehi. Tujuannya ialah untuk melakukan studi banding sekaligus silataruhmi bersama pengurus di Masjid Al-Markaz Al-Islami.

Ketua YIC Al-Markaz Al-Islami Prof. Hamid Awaluddin, menyambut hangat kedatangan Bupati beserta para Imam Morowali Utara.

Ba’da shalat Maghrib berjemaah, Prof Hamid memberikan sambutannya. Ia menyampaikan selamat datang kepada seluruh imam Morowali Utara di Masjid
Al-Markaz Al-Islami

“Bapak-bapak dair Morowali Utara atas nama pengurus masjid Al-Markaz Al-Islami menyampaikan selamat datang, terima kasih untuk datang,” sebutnya.

Ia menyampaikan apresiasinya atas inisiasi studi banding para Imam Morowali Utara di Masjid Al-Markaz Al-Islami.

“Alhamdulillah kita kedatangan para imam dari Morowali Utara, selama ini saya hanya dengar studi banding itu anggota DPR, sekarang sudah merambah kejalan spritual studi banding ini, seperti sekarang oleh para imam,” tuturnya.

Prof Hamid menjelaskan imam memiliki¹
peran yang penting di tengah masyarakat tidak hanya memimpin ketika sholat, namun juga terlibat dalam menyejukkan suasana sosial masyarakat.

“Mengapa Imam di Indonesia itu selalu bagian integral dari struktur masyarakat kita, karena selain dia jadi pemimpin shalat di masjid, dia juga pemimpin di masyrakat, wibawahnya didepan sajadah itu terdampak di masyarakat, kepala desa wibawahnya hanya di masa selama di menjabat, belum tentu masyarakat pilih lagi, tapi imam kalau masyarakat sudah percaya, sudah tidak mencari imam lagi,” terangnya.

Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi, menjelaskan selama ini peningkatan kapasitas atau Bimtek biasa dilakukan kepada para anggota dewan atau dengan pejabat struktural yang ada di pemerintahan.

Namun sejak pemerintahannya, ia berinisiatif untuk memberi peningkatan kapasitas diri kepada para rohaniawan salah satunya ke Imam Masjid di Morowali Utara.

“Sejak kami diberi amanah sebagai Bupati kami menyadari penting bahwa peran para tokoh agama, peran para imam, peran para pendeta, peran para pemangku dalam pembangunan daerah itu sangat berperan penting, karena itulah kami memberikan perhatian yang besar bagi para rohaniawan secara khusuh kepada imam yang ada di kabupaten Morowali Utara untuk meningkatkan kapasitas mereka,” terangnya.

Selain itu, bentuk perhatian lainnya yang diberikan oleh pemerintah Morowali ialah, memberi fasilitas kendaraan kepada aparat Imam.

“Kami menyediakan motor kepada para imam secara bertahap kepada rohaniawan, tidak sekali pengadaan tetapi setiap tahun kami mencicil, sehingga paling tidak mereka bisa lebih lancar dalam menjalankan tugas sebagai imam ditempat masing-masing,” bebernya.

Kemudian para Imam di Morowali Utara juga diberikan Insentif sebesar Rp600 ribu perbulan, serta layanan BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan.

“Tahun ini kami memberikan insentif, memang belum besar, jumlahnya Rp600 ribu sebulan, tapi pikiran sederhan kami adalah minimal sudah bisa bayar cicilan motor, jadi minimal sudah tidak ada imam yang tidak punya motor lagi,” paparnya.

“Selain BPJS Kesehatan, sejak tahun kemarin kami mengikutkan BPJS Ketenagakerjaan, artinya kalau ada imam yang meninggal di Morowali Utara akan mendapatkan santunan Rp42 juta kepada ahli waris,” tambahnya.

Tidak lupa, Delis Julkarson menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh pengurus Masjid Al-Markaz Al-Islami, karena Imam Morowali Utara telah diizinkan melakukan studi banding.

“Terima Kasih kepada Ketua yayasan Al-Markaz dan seluruh pengurus yang telah memberikan kesempatan kepada kami, bagi para imam kami untuk belajar di Yayasan Al-Markaz ini, tentunya ilmu yang ditimbah di masjid Al-Markaz ini akan bisa dipraktekkan di Morowali utara demi kemaslahatan masyarakat, demi kemajuan daerah yang kami cintai,” paparnya.

Turut hadir, Sekretaris Jenderal Al-Markaz Al-Islami Arman Arfah, Wakil

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *