Banner

1500 Bibit Siap Di Tebar, Jelang Harlah Ke 4 FSP

Banner
Banner

MAKASSAR, RAZFM – Forum Sulsel Peduli (FSP) melakukan kampanye cinta lingkungan dan menanam bibit pohon ke sekolah-sekolah yang ada di Makassar dan di 15 kecamatan di wilayah kota Makassar selama bulan Agustus hingga September 2022.

Ketua Panitia, Lenny Tolokende mengatakan tiap kecamatan akan ditanami bibit pohon sejumlah 50 bibit pohon.

“Kami telah melakukan penanaman di kecamatan Makassar, Mariso, Ujungpandang, dan kecamatan Ujung Tanah. dan kecamatan Wajo, Menyusul kecamatan lainnya.

Lenny menambahkan, target 1500 bibit akan di tanam, selain di 15 kecamatan kami juga sudah menanam di Inpres Panaikang II/1, SMPN 13, SMKN 10, selanjutnya pekan depan kami akan menyambangi SMKN 9, SMPN 26 DAN SMUN 20,” jelasnya.

Kegiatan ini kami lakukan jelang 4 tahun hari jadi lembaga kami, Forum Sulsel Peduli Kami bekerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup melalui Balai Pembibitan Tanaman Hutan Wilayah II untuk pengadaan bibitnya.

Bibit pohon sejumlah 1.500 batang tersebut diantaranya terdapat bibit pohon buah Rambutan, Sirsak dan Salam.

Ketua Umum FSP, Syamsu Rijal mengajak masyarakat untuk menanam pohon sedini mungkin untuk penyediaan air, meminimalisir potensi banjir dan sekaligus untuk memperbaiki sumber air yang ada di sekitar. Pihaknya juga menyebutkan dengan menanam pohon, akan bermanfaat untuk masyarakat melihat berbagai fungsinya.

“Menanam pohon adalah menanam kebaikan, sekaligis kita memperbaiki kestabilan tanah dan menjadikan lingkungan hidup yang sehat. Karena alam ini merupakan warisan anak cucu sehingga kita harus sebanyak banyaknya menanam, sesering mungkin menanam,” ungkapnya.

Selain untuk menyediaan air, menurutnya manfaat lain yang bisa diambill yakni sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas udara. Selain itu, sebagai langkah untuk mengembalikan fungsi tanah sebagai pengendali banjir, longsor dan erosi. Adapula keanekaragaman hayati yang akan tercipta dengan menanam pohon selain berfungsi meningkatkan daya tampung daerah aliran sungai.

“artinya kita harus sudah melakukan aksi kegiatan untuk memperbaiki kualitas hidup. Ada tiga unsur yakni unsur air 30 persen, udara 30 persen, 40 persen kualitas tutupan lahan yang terdiri dari tanaman pepohonan,” ujarnya.

“Hari ini kita menanam, generasi berikut akan menikmati hasil yang kita tanam hari ini, maka tanamlah dengan ketulusan dan keikhlasan. Kita hijaukan tanah ini. Kita tanami pepohonan berbagai jenis pohon,” tutup, “Syamsu Rijal.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *