Workshop Peningkatan Kapasitas Ekonomi Di Era Digital Bagi Perempuan

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemerintah (DPPPA-KB Dalduk) Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar kegiatan ‘Workshop Emansipasi Perempuan di Era Digital’ dengan judul Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Perempuan Bidang Ekonomi.
Kegiatan yang digelar, diClaro Hotel Makassar, selama 2 hari. Dibuka Kepala Dinas DPPPA-KB Dalduk, Andi Mirna Sabtu 09 Desember 2023 dan berakhir Minggu 10 Desember 2023.
Dalam sambutannya, Andi Mirna mengungkapkan workshop digelar agar memberi edukasi secara mendalam bagi komunitas-komunitas perempuan yang ada di berbagai daerah di Sulsel.
“Kita awali sambutan dengan memberi kabar kepada khalayak banyak cerita tentang kekerasan terhadap perempuan untuk itu perlunya kita hadirkan workshop dan alhamdulillah ini merupakan bentuk dukungan juga dari Ketua DPRD Sulsel Ibu Andi Ina bagi sesama perempuan,”
Andi Mirna juga mengingatkan , bahwa teknologi ini bisa menjerumuskan kita semua. Jadi makanya ibu ibu semua anak anak mahasiswa ya, pola prilaku. Kemudian pola asuh untuk anak parenting untuk anak apalagi anak anak mahasiswa nanti kalau misalnya sudah berkeluarga sudah memiliki anak kiranya dari kecil betul betul diberikan pemahaman.
Di era digitalisasi sekarang ini kata Mirna, Wirausaha itu sangat gampang untuk kita lakukan. Kita mau bikin usaha apapun makanan dari Eropa pun bisa kita buat karena adanya youtube.
Jadi memang teknologi sekarang ini yang harus diperlukan adalah pemahaman tentang teknologi digitalisasi yang menjelaskan konsep dasar teknologi digital termasuk ini dan dampaknya pada perempuan, “Ungkapnya.
Sementara Ketua DPRD Sulsel Andi Ina secara resmi memuji peran perempuan di berbagai sektor. Meski begitu Andi Ina berharap program-program yang berorientasi terhadap kemajuan perempuan didukung dengan anggaran mumpuni.
“Sebagai perempuan harus mendukung perempuan. Alhamdulillah sebagai perempuan saya mencatat sejarah dalam proses pemilihan langsung sebagai perempuan pertama menjadi Ketua DPRD Sulsel. Semoga ini menjadi pembuka bagi perempuan lain apakah selanjutnya melanjutkan estafet kepemimpinan ketua DPRD Sulsel atau menjadi pemimpin di sektor lain,” ujar Andi Ina.
Andi Ina juga menyampaikan Apa apa saja yang harus mendapatkan perhatian dari pemerintah. Karena kita tahu bahwa perempuan ini sangat sangat butuh yang namanya penguatan dari sisi anggaran.
Kendati demikian Andi Ina mengingatkan masih banyak yang perlu di pikirkan bersama karena seperti tingkat kekerasan TPO apalagi tindak pidana perdagangan orang itu saat ini di Sulawesi selatan angkanya sangat tinggi
Dan itu terjadi karena digitalisasi ini, semakin gampang terjadi transaksi transaksi, “kita harus berhati hati buat anak anak, gadis kita, anak anak perempuan kita di usia sekolah kadang kadang itu terjadi.
Saya berharap semoga nantinya ke depan insyaallah dari kegiatan ini banyak yang bisa didapatkan tentunya sebagai ilmu buat ibu, ibu buat adik, adik mahasiswa.
Kegiatan ini juga selain terkait dengan digitalisasi, dan keterampilan yang nantinya menambah kehidupan ekonomi.
(RB)



