Banner

Tinjau Lokasi Kebakaran, Appi Dorong Penguatan Mitigasi di Kawasan Padat Penduduk

 Tinjau Lokasi Kebakaran, Appi Dorong Penguatan Mitigasi di Kawasan Padat Penduduk
Banner
Banner

MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id-  Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan 11 unit rumah di Jalan  Sultan Allauddin 3 kelurahan Magasa 9Kecamatan Tamalate, Rabu (17/6/2026).

Dalam kunjungannya, Munafri melihat kondisi rumah-rumah yang terdampak kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban. Tercatat sebanyak 22 kepala keluarga (KK) atau 113 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.

Bantuan yang disalurkan Pemerintah Kota Makassar antara lain kompor gas, tabung gas 3 kilogram, peralatan memasak, selimut, beras, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya. Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan dapur umum dan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.

Munafri mengatakan seluruh perangkat pemerintah bergerak bersama untuk memastikan kebutuhan korban kebakaran dapat terpenuhi.

“Mulai dari bantuan Dinas Sosial, BPBD, hingga teman-teman kelurahan, semuanya bersatu untuk memastikan seluruh kebutuhan para korban bisa terpenuhi,” ujarnya.

Ia menegaskan, setelah kebutuhan pangan dan sandang terpenuhi, pemerintah kini mulai menyalurkan bantuan material bangunan untuk membantu warga memiliki tempat berteduh sementara.

“Saya memastikan setelah bahan makanan dan pakaian, sekarang masuk lagi bantuan material untuk menopang dan memastikan keluarga korban memiliki tempat berteduh terlebih dahulu, sembari menata kehidupan yang lebih baik ke depan,” kata Munafri.

Menurutnya, ketersediaan bahan makanan bagi para korban harus terus dijaga agar kebutuhan sehari-hari mereka tetap terpenuhi selama masa pemulihan pascakebakaran.

Selain memberikan bantuan, Munafri juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai potensi penyebab kebakaran, terutama di musim kemarau.

Ia menyebut sambungan listrik yang tidak aman, kompor, obat nyamuk, hingga puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat menjadi pemicu terjadinya kebakaran.

“Perlu menjadi perhatian bersama bahwa hal-hal sederhana seperti sambungan listrik, kompor, obat nyamuk, dan puntung rokok bisa menjadi penyebab kebakaran jika tidak diawasi dengan baik,” jelasnya.

Munafri juga menekankan pentingnya mitigasi kebakaran, khususnya di kawasan padat penduduk. Ia mendorong masyarakat untuk mengetahui lokasi sumber air terdekat dan memiliki peralatan pemadam sederhana yang dapat digunakan saat keadaan darurat.

“Yang paling penting adalah mencegah terjadinya kebakaran. Mitigasi akan terus kami sosialisasikan melalui kecamatan, kelurahan hingga tingkat RT dan RW,” tambahnya.

Terkait lokasi kejadian yang dinilai cukup jauh dari pos pemadam kebakaran, Munafri mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemadam Kebakaran telah memasukkan pembangunan pos pemadam baru di wilayah tersebut ke dalam perencanaan.

“Sudah menjadi bagian dari perencanaan teman-teman Damkar untuk membangun posko kebakaran di wilayah ini, sehingga kehadiran petugas bisa lebih cepat menjangkau kawasan selatan Kota Makassar saat terjadi keadaan darurat,” tutupnya. (RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *