Rendy, Mahasiswa Unhas di Duga Meninggal Saat Diksar Mapala di Pegunungan Maros
MAKASSAR, RAZFM – Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar meninggal dunia saat sedang mengikuti pendidikan dasar (Diksar) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) di Kampung Bara Baraya Dusun Makmur Desa Bonto Manurung Kec. Tompobulu Kab. Maros.
Kapolsek Tompobulu membenarkan informasi tersebut bahwa Mahasiswa bernama Virendy Wehantouw alias Rendy, meninggal dunia pada Minggu tanggal 14 Januari 2023, sekitar pukul 18.10 Wita.
Ketua Mapala Unhas sebagai Panitia Pelaksana, Muh. Ibrahim Fauzi menceritakan kronologis meninggalnya Rendy saat mengikuti proses kegiatan Diksar.
Dari keterangan Ibrahim, Rendy sempat mengeluh sesak nafas sebelum akhirnya meninggal dunia.
“Sekitar pukul 23.00 Wita tepatnya di Kampung Bara Baraya Dusun Tanetebulu Desa Bonto Manurung Kec. Tompobulu, dalam perjalanan salah satu peserta diksar dari 10 peserta, atas nama Virendy Wehantouw mengalami sakit sesak nafas,” ujarnya.
Panitia kegiatan lanjut Ibrahim langsung melakukan pertolongan pertama dengan memberi tabung oksigen yang disiapkan panitia.
“Panitia termasuk ketua Mapala Ibrahim melakukan pertolongan pertama bersama 11 panitia lainnya, menurutnya memberi tabung oksigen namun Tuhan berkehendak lain korban menghembuskan nafas terakhir,” terang Ibrahim.
Jasad korban pun dibawah ke rumah warga yang tak jauh dari lokasi kejadian.
“Kemudian kurang lebih 200 M, kedepan tempat Posko, rencana nginap dirumah warga dan dipapah korban dengan menggunakan sarung menuju rumah Dg. Raga untuk dicek kembali keadaan korban dan setelah diperiksa memastikan kalau korban Rendy telah meninggal dunia,” jelas Ibrahim.
Sekitar pukul 23.45 Wita, jenazah korban dibawa dengan menggunakan sarung digotong kembali, turun ke Dusun Bahagia, Desa Bonto Manurung bersama warga menuju tempat penjemputan untuk dibawa ke RS Gerestelina Makassar
“Pukul 04.00 Wita didekat jembatan tempat menunggu mobil yang dipesan panitia dari Makassar, dan sekitar pukul 04.30 Wita mobil telah datang, dan jenazah Rendy di berangkatkan ke Rumah Sakit Grestelina,” ungkapnya
Sekitar pukul 07.00 Wita tiba dirumah sakit kemudian panitia langsung menghubungi keluarga Korban. (SB)



