Persoalan Air Bersih Masih Jadi Masalah Besar di Kota Makassar

MAKASSAR, RAZFM – Air Bersih masih menjadi persoalan bagi masyarakat kota Makassar. Pemerintah dilihat belum mampu menyediakan kebutuhan dasar ini secara menyeluruh kepada warganya.
Hal ini diungkapkan oleh Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar Nunung Dasniar Azis saat Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Reses Kedua Masa Persidangan Kedua tahun sidang 2022/2023.
“Permintaan warga antara lain yaitu pembangunan infrastruktur dan air bersih PDAM,” terang Nunung saat Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kota Makassar Jumat, 28/04/23.
Dirinya menjelaskan masih ada warga yang kesulitan mengakses air bersih di kecamatan Tamalanrea dan Kecamatan Biringkanaya.
“Katimbang, Untia, Paccerakkang, disitu daerah yang harus jadi prioritas pemerintah kedepannya,” tukasnya.
Kata Nunung sebagian masyarakat di Kec. Bringkanaya selama ini menggunakan air tanah atau sumur bor.
“Selama ini masyarakat menggunakan sumur air tanah, nah itukan rawan dampaknya bagi kesehatan,” jelasnya.
Nunung berharap agar usulan-uslan yang disampaikan pada rapat Paripurna, utamanya persoalan air bersih agar bisa ditindak lanjuti segera ielh pemerintah kota Makassar.
“Usulan-usulan ini agar menjadi prioritas kota Makassar untuk fokus kepada hal-hal yang perlu ditindak lanjuti ataupun mendesak dan lebih memperhatikan terhadap hal yang sampai saat ini belum terealisasi,” paparnya.
Ketua DPRD kota Makassar Rudianto Lallo memimpin langsung rapat Paripurna mengatakan Reses ini menjadi pokok pikiran yang selanjutnya akan ditindak lanjuti oleh pemerintah kota Makassar.
“Kita berharap hasil reses ini menjadi pokok pikiran DPRD, lalu dibahas di Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Wajib ditindak lanjuti oleh eksekutif atau pemerintah kota,” ungkapnya kepada awak media usai rapat Paripurna.



