Banner

OJK Ajak Perusahaan – Lembaga Berperan Dalam Perdagangan Karbon

 OJK Ajak Perusahaan – Lembaga Berperan Dalam Perdagangan Karbon
Banner
Banner
OJK Ajak Perusahaan - Lembaga Berperan Dalam Perdagangan Karbon

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Bursa Karbon Indonesia merupakan kontribusi nyata Indonesia untuk berjuang bersama dunia melawan krisis akibat perubahan iklim karena hasil perdagangan karbon akan direinvestasikan pada upaya menjaga lingkungan khususnya pengurangan emisi karbon.

Indonesia termasuk Provinsi Sulawesi Selatan saat ini sedang menghadapi tantangan yang cukup berat yaitu menurunnya kualitas lingkungan hidup yang mengakibatkan ekstraksi sumber daya alam sehingga di khawatirkan daya dukung lingkungan tidak mampu lagi menopang pembangunan dan penghidupan warganya.

Berdasarkan penetapan oleh Otoritas Jasa Keuangan(OJK) melalui Surat Keputusan nomor KEP-77/D.04/2023 pada 18 September 2023 lalu.

Pengawas Senior Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan, Dyan Ristiawan mengatakan , berdasarkan amanat undang-undang P2SK, untuk perdagangan karbon ini dilaksanakan melalui bursa yang telah diatur dan diawasi oleh OJK, oleh karena itulah OJK hadir, untuk memfasilitasi tindak lanjut dari undang-undang tersebut, karena didalam undang-undang itu OJK diminta untuk mengatur dan mengawasiinya.

“Bursa karbon yang ada saat ini di Indonesia baiknya di dukung apalagi kedepannya ada ketentuan-ketentuan dari kementerian lainnya yang akan mendukung perdagangan karbon yang nanti akan memberi dampak yang menggembirikan, “Ujar Dyan pada kegiatan media gathering OJK yang berlangsung di Bali.

OJK nantinya akan mengajak perusahaan-perusahaan maupun lembaga yang memiliki kredit karbon kata Dyan, untuk mengambil peran, jika nantinya pasar tersebut telah terbentuk unit karbonya, wilayah perdagangan juga sudah ada, disertai perpajakannya telah terbit, tentunya akan memperlancar perdagangan yang ada.

” OJK yang akan menyiapkan bursa karbon itu, sementara posisi OJK dipasar hanya ada di wilayah skunder bukan pada tataran primer.

Peluang untuk melakukan perdagangan karbon tersebut harus disosialisasikan hingga ke akar rumput, agar dapat menciptakan peluang pendapatan baru dan paling penting tidak lagi merusak lingkungan.

Karena itulah OJK akan menjaga marketnya, agar dapat transparan, efisien, akuntabel dan terjaga baik, OJK juga berharap agar semua pihak bisa berperan dibursa karbon dan cita-cita juga komitnen kita di 2030 untuk mengurangi emisi karbon.

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan SulselBar, Darwisman mengatakan, perlu segera di lakukan pencegahan, pemerintah Sulawesi Selatan juga aktif dalam program perubahan iklim baik di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Selain itu, Darwisman juga menjelaskan pemerintah Sulsel, telah mengindentifikasi sumber-sumber emisi dari sektor berbasis lahan, energi dan limbah serta merancang perencanaan mitigasi dan adaptasinya, upaya-upaya tersebut di dedikasikan oleh Sulawesi Selatan dalam perannya untuk berkontribusi, berkomitmen nasional tentang pengurangan emisi gas rumah kaca. (Ruby Sudikio)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *