MAN 3 Makassar Perkuat Infrastruktur Dukung Pembelajaran Digital
Makassar, Radioalmarkaz.co.id— Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Makassar menegaskan komitmennya menjadi pelopor transformasi pembelajaran digital di Sulawesi Selatan melalui penerapan sistem pembelajaran berbasis teknologi secara menyeluruh mulai tahun ajaran baru.
Kepala MAN 3 Makassar Zulfikah Nur saat ditemui diruangannya Senin (9/02) menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi teknologi pembelajaran Goes To School yang dilaksanakan dari pihak SPC, google dan AGRES. ID Makassar, menjadi langkah awal sekaligus momentum penting bagi madrasah dalam beradaptasi dengan globalisasi pendidikan.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini luar biasa. Ini adalah niat baik untuk menghadirkan inovasi baru dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi. Kami ingin MAN 3 Makassar benar-benar bertransformasi dan tidak tertinggal oleh perkembangan global,” ujarnya.
Ia menjelaskan, MAN 3 Makassar tengah menyiapkan rancangan pembelajaran siap saji berbasis digital yang bertujuan menyelaraskan proses belajar mengajar di madrasah dengan sistem pembelajaran global, termasuk standar pendidikan internasional.
“Kami ingin proses pembelajaran di MAN 3 Makassar setara dengan pembelajaran di luar negeri. Apalagi MAN 3 merupakan madrasah unggulan, khususnya di bidang keagamaan melalui program Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan, yang alumninya banyak melanjutkan studi ke luar negeri, termasuk Timur Tengah,” jelas Zulfikah.
Menurutnya, lulusan dengan orientasi global harus dibekali kecakapan digital yang memadai. Tidak hanya kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga ketersediaan perangkat dan ekosistem pendukung untuk bertransformasi.
“Anak-anak kami harus cakap digital. Bukan sekadar bisa menggunakan teknologi, tetapi memahami bagaimana teknologi menjadi alat untuk berkembang, berdaya saing, dan beradaptasi dengan desain global,” tegasnya.
Saat ini MAN 3 Makassar menargetkan seluruh siswa dan guru terlibat dalam transformasi. Sekitar 1.200 siswa akan mengikuti penerapan pembelajaran berbasis teknologi secara serentak tanpa pengecualian kelas tertentu.
“Kami tidak memilih-milih. Semua siswa akan ikut. Ini adalah transformasi madrasah secara menyeluruh. MAN 3 Makassar bertransformasi,” ungkapnya.
Zulfikah juga menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia di MAN 3 Makassar menjadi salah satu kekuatan utama. Sebagian besar guru memiliki latar belakang pendidikan tinggi dan dinilai siap beradaptasi dengan teknologi modern.
“SDM kami kuat. Rata-rata guru di sini bergelar doktor. Dengan dukungan teknologi, proses belajar mengajar akan lebih mudah, lebih efektif, dan lebih terintegrasi,” katanya.
Dari sisi infrastruktur, MAN 3 Makassar telah memiliki website madrasah, jaringan internet dengan kecepatan sekitar 150 Mbps, serta kelas berbasis multimedia. Ke depan, madrasah juga akan menambah akses poin dan memperkuat jaringan untuk menunjang pembelajaran digital.
“Infrastruktur kami siap dan akan terus kami tingkatkan. Kelas berbasis digital, guru cakap digital, siswa juga akan mengalami peningkatan mutu secara signifikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, konsep pembelajaran ke depan tidak lagi terpaku pada ruang kelas. Siswa dapat belajar di mana saja dengan dukungan teknologi, sementara peran guru bergeser menjadi fasilitator kolaborasi, pembimbing, dan pengarah pemanfaatan teknologi secara bijak.
“Belajar tidak harus selalu di dalam kelas. Di era sekarang, pembelajaran konseptual bisa diakses di mana saja. Yang terpenting adalah bagaimana guru hadir membangun kolaborasi digital, membimbing, dan menanamkan nilai,” jelasnya.
Zulfikah berharap transformasi digital ini mampu mengubah mindset seluruh warga madrasah serta menjadikan MAN 3 Makassar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena MAN 3 Makassar menjadi yang pertama. Kami ingin madrasah ini menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia melalui digitalisasi pendidikan,” pungkasnya. (RB)



