Kemenkumham Sulsel Matangkan Persiapan Kedatangan Menteri

MAKASSAR, RAZFM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kemenkumham Sulsel menggelar pertemuan, untuk mematangkan persiapan kegiatan kedatangan lima meneteri di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 26/09/22.
Sekretaris Daerah Sulsel Abdul Hayat Gani memastikan kehadiran lima menteri, yakni Menteri Hukum dan HAM, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Perindustrian, dan Menteri Koperasi.
“Sampai saat ini terkonfirmasi (Lima Menteri) hadir. Masing-masing ada sinergitas dan kita harapkan kolaboratif untuk mendukung sepenuhnya,” ungkapnya.
Selain kedatangan lima menteri, juga akan dihadiri lima gubernur dari Kawasan Indonesia Timur, yakni Gubernur Sulsel sebagai tuan rumah, Gubernur Maluku, Gubernur Maluku Utara, Gubernur Papua, dan Gubernur Papua Barat.
“Kegiatan ini dalam rangka mengawal hak intelektual dari Pemprov, dari masyarakat, kemudian ada seremoni Yasonna Mendengar, DJKI Mengajar, dan seminar. Dari 34 Provinsi di Indonesia, ada lima diantaranya hadir termasuk Sulsel,” jelasnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenkum-HAM Sulsel Liberti Sitinjak
mengungkapkan ada tiga titik lokasi kegiatan, yakni di SD percontohan, Universitas Negeri Makassar, Four Point.
“Insyaallah semua kegiatan-kegiatan yang di tiga titik itu (SD Percontohan, UNM, dan Four Points) dan akan berlangsung sesuai rundown yang sudah kita tentukan,” jelasnya.
Kegiatan yang digelar pada tanggal 27-29 September ini nantinya juga akan turut dimeriahkan oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
UMKM dihadirkan sebagai salah satu tujuan kegiatan Kementerian Hukum dan HAM dalam rangka memunculkan motivasi masyarakat untuk peningkatan ekonomi terlebih pasca pandemi Covid-19.
“Ada sekitar 300 UMKM, yang kami hadirkan dalam rangka tentang Hak Kekayaan Intelektual (HKI) nanti semuanya sudah mereka daftar sudah ready untuk kegiatan,” ujarnya.
Liberti optimis kedatangan lima menteri akan turut mensukseskan kegiatan.
“Kita optimis acara itu akan kita langsungkan dan saya pikir bapak-bapak menteri juga punya kepentingan untuk menyukseskan itu, karena bagaimanapun ini menyangkut bagaimana ekonomi bisa bergeliat kembali,” ungkapnya.



