Karebosi Ramadhan Fair 2026 Dorong Lahirnya 150 UMKM Kuliner Baru di Makassar
MAKASSAR,Radioalmarkaz.co.id – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dan UKM akan menggelar Karebosi Ramadhan Fair 2026 pada 20–28 Februari 2026 di kawasan Karebosi Kanrerong, Jalan RA Kartini. Kegiatan ini masuk dalam Calendar of Event Kota Makassar 2026 dan menjadi salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM kuliner.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, mengatakan bahwa bulan Ramadhan dipilih karena merupakan momentum strategis bagi pelaku usaha kuliner untuk meningkatkan promosi dan penjualan.
Selain itu, kawasan Karebosi dipilih sebagai lokasi acara untuk menghidupkan kembali ikon dan landmark Kota Makassar.
“Melalui kegiatan ini, kami melakukan proses pembinaan dan pendampingan kepada 150 pelaku usaha baru, sementara 40 UMKM terkurasi akan terlibat langsung dalam aktivitas penjualan. Ini bukan sekadar bazar, tapi ada proses peningkatan kapasitas usaha,” ujarnya.
Ia menambahkan, program ini sejalan dengan fokus Pemerintah Kota Makassar dalam mengembangkan produk unggulan di tingkat kelurahan dan kecamatan, agar dapat naik kelas menjadi brand UMKM yang siap bersaing.
Sementara itu, Rosmini Hamid dari pihak event organizer Mr. Green Production menjelaskan bahwa Karebosi Ramadhan Fair dirancang sebagai ruang penempaan ide usaha hingga menjadi brand yang siap dipasarkan.
“Selama delapan hari, peserta akan mengikuti agenda bertema harian, mulai dari mengubah ide menjadi peluang usaha, membangun brand, hingga memahami strategi promosi konvensional dan digital. Target akhirnya adalah menciptakan 150 UMKM baru di bidang food and beverage,” jelasnya.
Beragam aktivitas pendukung akan dihadirkan, seperti workshop, coaching clinic, inspiring talk show, lomba, bazar kuliner, hingga hiburan, guna menjaga antusiasme dan kunjungan masyarakat.
Peserta juga akan dibekali pemahaman terkait branding, packaging, digital marketing, legalitas HAKI, sertifikasi halal, hingga pemasaran melalui e-commerce.
Dari sisi pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Ahmad Hendra Hakamuddin, menegaskan bahwa Karebosi Ramadhan Fair merupakan agenda penting yang telah dikurasi sesuai arahan Wali Kota Makassar.
“Kegiatan ini harus berdampak langsung bagi masyarakat dan bukan sekadar seremonial. Selain itu, event religi seperti Ramadhan Fair diharapkan mampu meningkatkan traffic wisatawan lokal, regional, hingga mancanegara,” katanya.
Dukungan juga datang dari Kepala Bidang Humas Dinas Kominfo Kota Makassar, Abdullah, yang menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung publikasi dan penyebaran informasi kegiatan pemerintah.
Pemerintah Kota Makassar pun mengajak seluruh stakeholder, mulai dari pelaku usaha, perbankan, e-commerce, hingga sektor swasta, untuk berkolaborasi menyukseskan Karebosi Ramadhan Fair sebagai ruang silaturahmi, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan UMKM lokal. (RB)



