Kanker, Perubahan Iklim dan Yoga Menjadi Isu Menarik, di Seminar Kanker
MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Ke-40 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Selatan (Sulsel) bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sulsel menggelar seminar Kanker Leukimia dan Perubahan Iklim.
Kegiatan ini terselenggara di Aula Tudang Sipulung pada Sabtu, 6 Juli 2024.
Adapun tema Hari Anak Nasional ialah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.
Di Sulsel sendiri mengusung tema “Sulsel Rumah Kita, Semua Anak Terlindungi dan Bahagia”.
Sementara pada Seminar Kanker Leukimia dan Perubahan Iklim ini mengusung tema “Sulsel Bebas Kanker Stadium Lanjut”.
Dalam laporan ketua panitia acara, Ir. Liestiaty Fachrudin mengatakan, ada tiga isu yang menjadi subtema pada seminar kali ini, yakni Kanker, Perubahan Iklim dan Yoga.
“Kita memilih tiga isu pada seminar kali ini yang pertama kanker, kemudian Perubahan Iklim, lalu ada juga guru yoga. Jadi ada gerakan yang diajarkan kepada peserta yang hadir,” ungkapnya.
Kepala DP3A Dalduk-KB Sulsel Andi Mirna mengungkapkan, tema “Sulsel Rumah Kita Semua Anak Terlindungi dan Bahagia” merupakan salah satu dan perhatian pemerintah dalam memperhatikan anak, demi mempersiapkan 2045 Menuju Indonesia Emas.
Ia mengatakan mewujudkan Indonesia Emas tentunya perlu dukungan seluruh pihak bukan hanya dari pemerintah.
“Anak kita merupakan pengganti kita dimasa depan dan kita harus melindungi anak, memenuhi hak anak, itu kewajiban kita semua bukan hanya dari pemerintah, ada unsur pentahelix didalamnya,” paparnya.
Lanjut Andi Mirna, tema kanker, perubahan iklim dan yoga untuk wanita, merupakan isu penting saat ini yang mesti diketahui masyarakat.
Kanker pada anak bisa dicegah dengan memperhatikan gizi ibu hamil, hingga seribu hari pertama kehidupan anak harus diperhatikan.
“Karena kanker anak tantangan terbesar dari sektor kesehatan karena harus melewati perawatan yang sangat sulit. Disinilah peran kita untuk memberi dukungan moral, emosional, finansial untuk anak-anak ini, dan keluarga sang anak. Kalau yang mampu tidak ada masalah, kalau bagi yang tidak mampu ini banyak dan harus kita bantu bersama,” imbuhya.
Isu Perubahan iklim pada seminar ini tak kalah menarik, sebab isu ini menyangkut keberlangsungan hidup generasi masa depan.
“Perubahan iklim mempengaruhi seluruh aspek kehidupan kita, bencana alam semakin sering terjadi, keanekaragaman hayati semakin terancam adalah tantangan kita bersama,” tukas Andi Mirna.
Andi Mirna menambahkan ditengah kesibukan, menjaga kesehatan fisik adalah hal yang penting terutama wanita pekerja, yoga salah satu cara efektif, dan dapat meredam stres.
“Yoga juga membangun rasa percaya diri dan ketenangan batin untuk meningkatkan kualitas hidup, makanya dimsukkan khusus untuk ibu-ibu pada seminar ini,” pungkasnya.
Andi Mirna menjelaskan peran penting seorang ibu di rumah tangga sangat penting, pola asuh pada anak harus dipahami, karena ketika anak di asuh dengan pola yang baik insya Allah mewujudkan generasi yang baik kedepannya.(SBl)



