Banner

HNSI Sulsel Sampaikan Keluhan Nelayan Kepada Pj Gubernur Bahtiar

 HNSI Sulsel Sampaikan Keluhan Nelayan Kepada Pj Gubernur Bahtiar
Banner
Banner
HNSI Sulsel Sampaikan Keluhan Nelayan Kepada Pj Gubernur Bahtiar

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Penjabat (Pj) Baharuddin mengajak Himpunan Nelayan Se-Indonesia (HNSI) Sulsel berdialog di kantor Gubernur Sulsel, Selasa, (17/10/2023).

Dalam pertemuan itu HNSI menyampaikan kendala yang dialami oleh para nelayan Sulsel saat ini, salah satunya ialah perizinan untuk melakukan aktivitas diluar zona teritorial laut Sulsel secara aturan 14 mil dari bibir pantai.

Ketua HNSI, Andi Chairil Anwar menyampaikan bahwa seluruh keluhan para nelayan yang telah dihimpun, sudah tersampaikan kepada Pj Gubernur Sulsel.

Ia mengatakan ada beberapa keluhan yang disampaikan, mulai dari keluahan ketersediaan bahan bakar di sejumlah titik hingga perizinan yang menjadi kendala para nelayan untuk melakukan aktivitas melaut terutama diluar teritori sulsel.

“Saya sudah gambar kan kepada pak Gubernur yang pertama masalah izin yang masih perlu pembenahan kemudian masalah bahan bakar pada saat dibutuhkan, kita berharap dengan upaya ini harga ikan berharga lebih baik, dan permasalahan lainnya juga terselesaikan dengan bijak,” sebutnya.

Ia mengutarakan, dari pertemuan itu diharapkan pemerintah mampu menemukan solusi dari uraian keluhan yang disampaikan.

“Alhamdulillah pak gub mencoba untuk mengurai persoalan dan mencari jalan keluar ini baru pertama kali kami diberi ruang untuk bisa bicara maksimal dengan beliau,” pungkasnya.

Sementara itu Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin menyampaikan keterbukaan untuk melakukan diskusi dengan masyarakat apalagi itu menyangkut tentang kesejahteraannya.

“Saya sebagai gubernur kan harus mendengarkan secara langung dari pandangan kawan-kawan yang memang pelaku di bidang perikanan kelautan,” paparnya, Selasa (17/10/2023).

Ia melanjutkan, sekaitan dengan perizinan untuk nelayan tentu akan dilakukan diskusi untuk jajaran pemerintah sekaitan dengan solusinya.

Apalagi kata dia, saat ini nelayan Sulsel itu mencapai 53.000 orang dan yang memiliki izin itu hanya sekitar 20.000 orang.

“Nelayan kita dari 53.000 lebih hanya 20.000 yang punya izin melaut izinnya itu bukan disaya izinnya itu di kementrian perhubungan laut, ada perwakilannya disini, bagaimana saudara kita tidak mengamali masalah ketika melaut, lautkan kita kan sudah di kapling-kapling 14 mil dari teritori provinsi ada konflik juga di laut sampai hari ini, bagaimana kita selesaikan, tentu harus ada kerja sama dengan antar daerah,” jelasnya.

Bahkan kata dia, pihak Pemprov Sulsel akan terus meningkatkan korrdinasi kerjasama antar wilayah untuk memaksimal produktifitas nelayan.

“kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel bilang ada sembilan provinsi yang menjadi wilayah pengakapan nelayan kita dan nelayan kita melaut kemana-mana tentu harus ada komunikasi dengan saudara kita disana, (aparat provinsi lain tempat melaut nelayan Sulsel),” kata Bahtiar.

“Jadi saya kira pertemuan hari ini sangat produktif saya terus ternag dengan begini saya belajar sama kawan-kawan pelaku dibidang kelautan,” tuturnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *