Banner

Dukcapil Makassar Jangkau  Kepulaun untuk Layanan Permanen

 Dukcapil Makassar Jangkau  Kepulaun untuk Layanan Permanen
Banner
Banner

 

Makassar, Radioalmarkaz.co.id-
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar terus memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan hingga wilayah kepulauan.

Sepanjang tahun 2025, Dukcapil membuka layanan permanen di Kelurahan Kodingareng dan Barrang Caddi, guna memastikan standar pelayanan yang sama antara wilayah daratan dan kepulauan.

Langkah ini sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar agar seluruh warga, termasuk yang tinggal di pulau, mendapatkan layanan publik yang setara dan mudah diakses.

Kepala Dinas Kependudukan Pencacatan Sipil  Kota Makassar, Muhammad Hatim Salam menjelaskan, dengan hadirnya layanan di dua kelurahan tersebut, warga kepulauan tidak lagi harus terpusat ke Pulau Barrang Lompo atau datang langsung ke kantor Dukcapil di daratan.

Seluruh layanan kependudukan kini bisa diakses langsung di pulau, mulai dari pencetakan KTP, pengurusan Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga akta kematian.

“Perekaman dan pencetakan KTP sudah bisa dilakukan langsung di Kodingareng dan Barrang Caddi. Peralatannya lengkap dan petugas kami standby setiap hari kerja,” jelasnya.

Hatim, sapaan akrabnya mengatakan untuk mendukung layanan digital, Dukcapil Makassar memanfaatkan jaringan Starlink yang dipasang di kantor kelurahan. Fasilitas ini dibiayai langsung oleh Dukcapil dan juga dapat dimanfaatkan oleh pihak kelurahan sebagai bentuk kolaborasi pelayanan publik.

Menariknya, kata Hatim petugas Dukcapil yang bertugas di wilayah kepulauan direkrut dari warga setempat, sehingga pelayanan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.Layanan di pulau bersifat permanen, bukan mobile.

Sementara untuk pulau-pulau lain yang belum memiliki sarana perkantoran, Dukcapil akan mengintensifkan layanan jemput bola atau layanan mobile. Rencananya, pada Maret hingga April 2026, Dukcapil akan kembali menyusuri pulau-pulau terluar di Kecamatan Sangkarrang, ungkap Hatim saat ditemui dikantornya, Rabu (06/01).

Ia juga menjelaskan selain kepulauan, layanan mobile di wilayah daratan juga terus berjalan. Sepanjang 2025, Dukcapil Makassar melaksanakan sekitar 50 kegiatan layanan mobile di berbagai kelurahan.

Dan terkait Identitas Kependudukan Digital (IKD), tutur Hatim Dukcapil mencatat sekitar 180 ribu warga Makassar telah mengaktifkan KTP digital, atau sekitar 18 persen dari total satu juta warga wajib KTP.

“Dukcapil terus melakukan sosialisasi dan jemput bola, termasuk menyasar ASN di Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel, tutupnya.(RB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *