DMI Mart Berdayakan Imam Masjid

MAKASSAR, RAZFM – Dewan Masjid Indonesia (DMI) kota Makassar akan memberi bantuan modal usaha kepada Imam dan pengurus masjid kecamatan.
Hal itu diutarakan langsung oleh Ketua DMI Kota Makassar, Drs. H.M. Yunus usai kegiatan diskusi publik yang diadakan MUI di Hotel Horison Makassar, Sabtu (03/06).
Yunus mengatakan program yang diberi nama DMI Mart ini bertujuan untuk Imam dan para pengurus masjid bisa menambah penghasilan.
“Tujuannya ini supaya imam kelurahan, imam masjid, beserta muadzinnya itu bisa bersama-sama mengelola bisnis itu karena bukan cuma gerobak kita berikan, tetapi juga modal dan isinya,” ujarnya.
Ia mengatakan dana bantuan modal usaha ini berasal dari APBD pemerintah kota Makassar dan Baznas.
“Itu anggaran dana hibah dari pemerintah kota, tetapi bekerjasama dengan Baznas, kita siapkan gerobaknya kemudian Baznas yang mengisi bahan dagangnya,” jelasnya.
“Anggarannya kurang lebih 14 juta per unit,” sambungnya.
Sebelum bantuan diberikan, masjid akan melewati survei terlebih dahulu.
“InsyaAllah pada bulan agustus kita bisa membagikan kepada masjid-masjid yang telah kita survei bahwa ini yang layak mendapatkan DMI Mart,” ujar Yunus.
Keuntungannya pun kata Yunus, tidak masuk ke kas Masjid, tapi bersih ke pengelola DMI Mart.
“Keuntungannya itu masuk ke pengelola dalam hal ini imam, muadzin, marbot,” imbuhnya.
Rencananya DMI Mart akan diberikan ke Masjid Kecamatan yang ada di kota Makassar.
“Percontohan pertama ini kita rencana memberikan 15 kecamatan setiap masjid. Berarti 1 setiap kecamatan dulu,” tuturnya.
Adapun produk jual yang diberikan nantinya, menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Produknya sesuai dengan kondisi, tidak semua masjid sama tergantung dari jemaah apa yang disulkan bukan DMI yang tentukan,” tambah Yunus. (SB)



