DJP Sulselbartra Target Penerimaan Pajak Sebesar Rp17,9 Triliun

MAKASSAR, RAZFM – Penerimaan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Pajak (DJP) Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara (Sulselbartra) tahun 2023 ditargetkan sebesar Rp17,9 Triliun. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan target tahun 2022 yang sebesar Rp14,6 Triliun.
Hal itu disampaikan Kepala Kanwil DJP Sulselbartra Arridel Mindra pada acara Gala Dinner Taxpayer di Phinisi Ballroom Claro Makassar, Kamis, 9/2/23.
“Dari sisi pendapatan kami di DJP diamanahkan tahun ini sebesar Rp1718 Triliun, kalau kita turunkan di wilayah tiga Provinsi kita menerima amanah yang cukup menantang yakni sebesar Rp17,9 Triliun lebih tinggi dibandingkan target tahun 2022 yang sebesar Rp14,6 Triliun,” pungkasnya.
Dirinya menyampiakan target APBN di tahun 2023 sendiri sebesar Rp 2.463 Triliun.
“Tahun 2023 ini melalui undang-undang APBN telah ditetapkan Anggaran Pendapatan Belanja Negara dengan volume luar biasa di sisi pendapatan negara tahun ini di anggarkan Rp 2.463 Triliun,” terang Arridel.
Dari target DJP Sulselbartra tersebut penerimaan pajak berasal dari Rp17,9 Triliun ini terdiri dari PPh Rp8,4 T, PPN dan PPnBM Rp8,8 T, PBB PSL 269 Miliar, Pajak Lainnya Rp244 M.
Namun Arridel mengungkapkan, dalam mencapai target tersebut tantangan dan resiko tahun 2023 cukup menantang.
“Tahun ini masih memiliki resiko baik dari sisi ekonomi global, perang Ukraina-Rusia dan tekanan ekonomi negara tetangga yang masih memberi cukup resiko,” tandasnya.
Lebih lanjut, Arridel menyampaikan sebanyak 3,1 juta wajib pajak yang berada di Wilayah DJP Sulselbartra.
“Kita memiliki 3,1 juta wajib pajak, dimana tersebar di tiga Provinsi, rinciannya Sulawesi Selatan 2,4 juta wajib pajak, Sulawesi Barat ada 300 ribu, Sulawesi Tenggara 6600 Wajib Pajak,” paparnya.
“3,1 wajib pajak ini dikelola di 15 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya dan 14 KPP Pratama didukung oleh 21 Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP),”Jelas Arridel.
Arridel pun mengapresiasi para wajib pajak yang telah berkontribusi membangun negara, dengan Sada dan patuh dalam membayar pajak.
“Kalau kita lihat kinerja Kanwil tahun 2022 Alhamdulillah 8 tahun terakhir karena kesadaran dan kepatuhan para wajib pajak kita bisa mencapai target,” ujarnya. (SB)



