Antusias Tinggi Jemaah Masjid Al-Markaz Al-Islami, Ikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Peringatan hari lahir atau Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Sabtu sore, 22 September 2024.
Maulid atau hari lahir Nabi Muhammad SAW jatuh pada 12 Rabiulawal. Tahun ini Maulid nabi Muhammad jatuh pada hari Ahad, 15 September 2024 Masehi atau 1446 Hijriah.
Kegiatan Maulid nabi ini dihadiri oleh ratusan masyarakat atau jemaah Masjid Al-Markaz Al-Islami.
Turut hadir, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh, Wali Kota Makassar Moh Ramadhan Pomanto, Sekretaris Jenderal YIC Al-Markaz Al-Islami Arman Arfah, Ketua Harian YIC Al-Markaz Al-Islami Prof Mustari Mustafa, Ketua IKA Universitas Bosowa Satria Majid, dan Ust. Usman Jasad sebagai penceramah Hikmah Maulid.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 Hijriah, Masjid Al-Markaz Al-Islami mengangkat tema “Maulid Nabi Memperkuat Peradaban Berbasis Masjid”.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an.
Wali Kota Makassar Moh Ramadhan Pomanto, dalam sambutannya mengatakan, di era tekhnologi yang semakin canggih, akses informasi begitu cepat, sehingga terkadang merusak akhlak generasi dengan konten-konten negatif.
“Hari ini dunia hari ini tidak baik-baik saja banyak sekali erosi akhlak akibat arus Informasi yang tidak terkendali dengan nilai-nilai yang hampir tanpa batas,” tukasnya.
Pria di sapa Danny ini menyampaikan, melalui peringatan Maulid ini, ia mengajak jemaah yang hadir untuk senantiasa menerapkan ajaran nabi.
“Maka dengan Maulid ini mari kita perkuat anak-anak kita, menjalankan ajaran Rasulullah bagaimana praktek-praktek di dalam rumah tangga kita mengikuti Rasulullah cara memilih anak ikuti Rasulullah secara bermuamalah ikuti Rasulullah,” jelasnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan meneladani Rasulullah yang paling mudah adalah nilai kasih sayang.
“Baginda Rasulullah selalu sampaikan di setiap detik, setiap tindakan, setiap langkah, menerapkan kasih sayang. Maka Mmri kita semua seluruh jamaah Masjid Al-markaz menjadi pembawa risalah kasih sayang,” tuturnya.
Prof Zudan menjelaskan, maksud risalah kasih sayang itu dengan saling mendoakan. Doa jika ditebarkan terus-menerus akan menjadi kekuatan yang sangat dahsyat.
“Ibu, bapak, kita saling mendoakan keluar rumah kita doakan semua tetangga kita hari ini bisa makan mari kita doakan semua jamaah kita semua kawan-kawan kita seluruh warga kita Sulawesi Selatan sehat selamat rukun rezekinya berlimpah ruah berada dalam rahmat Allah SWT,” pungkasnya.
Dalam rangkaian Maulid Nabi, YIC Al-Markaz Al-Islami, menghadirkan Hikmah Maulid yang dibawakan oleh Ustadz Usman Jasad.
Dalam Hikmah Maulid tersebut Usman Jasad mengajak masyarakat untuk memperbaiki hubungan sosial sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah SAW.
“Maka peringatan Maulid harus kita jadikan sebagai momentum untuk membangun masyarakat madani sebagai perwujudan dari kesalehan sosial yang telah dicontohkan Rasulullah,” terangnya.
Usman Jasad menerangkan jika kesalehan sosial diterapkan, maka akan mewujudkan masyarakat madani atau masyarakat berperadaban.
Masyarakat Madani terwujud apabila memiliki 4 ciri karakter.
“Pertama masyarakatnya beriman dan bertakwa. Kedua, masyarakatnya mengembangkan ilmu pengetahuan.
Ketiga masyarakatnya menghargai perbedaan. Keempat masyarakatnya tertib dan teratur,” paparnya.



