Perkuat Sinergi, Ekonomi Sulsel Tumbuh 4, 78 Persen Hingga Oktober

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Bank Indonesia (BI) Indonesia memprediksi perekonomian Sulsel ada peluang tumbuh pada tahun 2024, dikarenakan ekonomi global dibayangi ketidakpastian.
Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel M. FIirdauz Muttaqin, dalam pertemuan tahunan BI di Hotel Claro, Rabu 29 November 2023, dalam keterangan pers malam tadi, menegaskan kuncinya adalah perkuat sinergi biarpun ada tekanan jika kekuatan lokal dibangkitkan perekonomian tidak goyah.
” Karena sinergi kuat menghasilkan kinerja positif. Hal ini memunculkan dampak ekononi yang terus terjaga pertumbuhannya. Dan perekonomian terlihat tangguh hingga triwulan ke lll 2023, ” Tutur Firdaus.
Perekonomian Sulsel terjaga hingga Oktober dengan rata-rata tumbuh 4, 78 persen dengan posisi inflasi 2, 89 persen. Ketahanan ekonomi Sulsel kata Firdaus, terus membaik hibgga akhir tahun hal tersebut ditopang oleh permintaan domestik tumbuh kuat dan diikuti ekspor yang terjaga, Sulsel sendiri penopang perekonomiannya adalah sektir pertambangan, industri dan konsumsi masyarakat.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo yang hadir melalui virtual mengungkapkan prosepek ekonomi dunia masih bergejolak fragmentasi geo politik terus berlanjut dan prospek ekonomi global akan mereduo 2024 dan ketidakpastian masih tinggi.
“Indonesia harus mengantisipasi hal tersebut dengan respons kebijakan yanv tepat untuk menjaga kebanhkitab ekonomi. Ekonomj nasional bisa berdaya, tahan, dengan kunci sinergi.
Presiden RI Joko Widodo dalam sambutannya secara virtual menuturkan karena adanya sinergu yang terbangun selama ini antara BI, Kemenkeu, OJK, LPS sehingga pemulihan ekonomi bisa berjalan baik dan stabil.
” Dunia tidak sedang baik-baik saja banyak isu domestik negara beragam dan berdampak ke nasional. Dampak perang Ukraina-Rusia juga Israel dan Palestina, seharusnya ada antisipasi karena berdampak pada lonjakan harga pangan, harga energi. (Ruby Sudikio)



