Banner

Jurnalis Sulsel Gelar Aksi Solidaritas Palestina, Kecam Tindakan Kekerasan Di Gaza

 Jurnalis Sulsel Gelar Aksi Solidaritas Palestina, Kecam Tindakan Kekerasan Di Gaza
Banner
Banner
Jurnalis Sulsel Gelar Aksi Solidaritas Palestina, Kecam Tindakan Kekerasan Di Gaza

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID –
Sejumlah Lembaga pers di Sulsel mengecam aksi kekerasan terhadap jurnalis di Gaza Palestina.

Total 57 jurnalis telah terbunuh sejak perang Israel-Gaza dimulai pada 7 Oktober.

Aksi solidaritas untuk Palestina, digelar oleh empat lembaga pers yang ada di Sulawesi Selatan, dan berlangsung di bawah Fly Over, Jln Urip Sumoharjo, kita Makassar, Senin (27/11/2023) malam.

Lembaga pers yang terlibat dalam aksi solidaritas untuk Palestina, yakni Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Selatan, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Makassar, dan Ruang Jurnalis Perempuan Sulawesi Selatan.

Ketua PJI Sulsel Syafril Rahmat menyampaikan aksi ini sebagai bentuk dukungan dan doa kepada jurnalis yang sedang berjuang dan telah terbunuh oleh tentara Israel.

“Aksi ini kami harap didengar seluruh pihak dan kami mendorong agar dugaan pembunuhan 57 jurnalis serta hilangnya beberapa rekan jurnalis pasca kejadian serangan di Gaza didorong sampai ke pengadilan internasional,” ujar Syafril.

Kata Syafril Lembaga pers di Sulsel mengecam keras tindakan kekerasan hingga pembunuhan yang dilakukan pasukan militer Israel.

“Khusus di Sulsel kami telah berkomitmen bersatu untuk memperjuangkan kerja-kerja jurnalis secara bersama-sama,” papar pria disapa akrab Ariel ini.

Dalam aksi solidaritas Palestina, sejumlah perwakilan dari organisasi pers menyampaikan orasi kemanusiaan secara bergantian atas keprihatinan nasib jurnalis yang bertugas di Jalur Gaza dan warga Palestina.

Mahasiswa dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar bernama Adhan juga tampil membawa tektrikal monolog yang menggambarkan kondisi di Gaza.

Dalam aksi itu, dibacakan pula pernyataan sikap yang mengecam dan mengutuk keras segala serangan pasukan Israel yang membunuh ribu jiwa mulai anak-anak, perempuan, lansia hingga para Jurnalis.

Mendesak Dewan Keamanan PBB untuk turun tangan menghentikan perang serta menyelamatkan warga sipil di Palestina dan melindungi penuh rekan-rekan Jurnalis di Gaza saat melakukan peliputan.

Mendukung penuh seluruh rekan-rekan jurnalis mengabarkan kondisi kekinian dengan menyajikan fakta-fakta kejahatan perang serta dugaan pelanggaran HAM oleh pasukan Israel.

Mengimbau agar dalam menyajikan informasi di Jalur Gaza tetap mengutamakan Jurnalisme Damai dan mengutamakan kepentingan warga sipil yang menjadi korban operasi serangan militer Israel.

Mendukung penuh Lembaga Committee to Protect Journalist (CPJ) atau Komite Perlidungan Jurnalis untuk melakukan penyelidikan atas dugaan pembunuhan 57 orang jurnalis, hilangnya tiga orang jurnalis dan membebaskan 19 orang jurnalis yang dilaporkan ditangkap.

Mendesak Mahkamah Kejahatan Internasional atau International Crime Croumont (ICC) mengusut dugaan kejahatan perang di Palestina. Dan Meminta dukungan agar seluruh masyarakat Indonesia dan dunia bersama-sama mendoakan, menyalurkan bantuan bagi rakyat Palestina, dan termasuk Palestina lepas dari tekanan Israel serta peperangan dihentikan.
(Shahibul Firdaus)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *