Banner

Tuai Kritikan, Pj Gubernur Bahtiar Tantang Dialog Publik

 Tuai Kritikan, Pj Gubernur Bahtiar Tantang Dialog Publik
Banner
Banner
Tuai Kritikan, Pj Gubernur Bahtiar Tantang Dialog Publik

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID –
Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menanggapi dengan santai kritikan-kritikan tentang kebijakan yang dibuatnya.

Salah satu kritikan itu dituturkan oleh mantan Staf Khusus Andi Sudirman Sulaiman (Andalan), Irwan ST, yang menyinggung program budidaya pisang yang menggunakan anggaran besar, ditengah defisit 1,5 triliun yang jadi beban Sulsel saat ini.

Mendengar hal itu, Bahtiar mengaku menerima dan menghargai masukan yang ada. Menurutnya apa yang menjadi kebijakan saat ini merupakan langkah yang tepat dan efektif dalam pembangunan daerah.

Dirinya menjelaskan penggunaan APBD sebelumnya tidak berjalan efektif dalam menuntaskan seluruh persoalan. Buktinya kata Bahtiar kemiskinan tinggi masih terjadi, penurunan stunting masih jauh dari target, kesenangan ekonomi dan lain sebagainya.

“Faktanya hari ini itu stunting 27, kemiskinan 8 persen, kesenjangan ekonomi masih tinggi, salah satu formula cara menyelesaikannya adalah APBD salah satu alatnya. ternyata formula APBD selama ini belum menyelesaikan itu,” ungkap Bahtiar di kantor Gubernur Sulsel Jumat, 14 Oktober 2023.

Kata Bahtiar mengatakan mesti ada perubahan untuk penggunaan APBD yang jauh lebih tepat.

“Nah kalau formula APBD selama ini belum menyelesaikan itu, apa kita memperhatikan itu tentu kita harusencari solusi alternatif,” turunya.

Dirinya menuturkan akan terbuka untuk berdialog atau berdiskusi secara ilmiah dengan siapapun terkait kebijakan yang saat ini dijalankan.

“Ini semakin banyak perbedaan gagasan justru bagus karena gagasan berbeda itu akan melahirkan pikiran-pikiran kreatif, jangan-jangan apa yang saya pikirkan itu memang belum lengkap, atau harus diperbaiki,” imbuhnya.

“Saya kira, saya akan memabawa pemerintahan ini, pemerintahan yang menerima masukan, tetapi masukannya juga harus berdasarkan konsepsi, data yang cukup dan kami siap membahas itu,” tutup Bahtiar.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *