Forum Koordinasi Komitmen Kuat Forkopimda Sulsel Sukseskan Pemilu

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID –
Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Bahtiar Baharuddin memimpin langsung rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sulawesi Selatan Dalam Menyukseskan Penyelenggaraan Pemilu 2024 yang Luber, Jurdil, Lancar, Aman Dan Damai di Era Baru Sulawesi Selatan Menuju Indonesia Maju.
Rapat itu digelar di hotel Claro Makassar, Rabu, 11 Oktober 2023, dengan menghadirkan pembicara dari
Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika
Kajati Sulsel Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Kasdam XIV Hasanuddin Brigjen TNI M Syech Ismed, Kapolda Sulsel Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Pangkopsud II Marsda TNI Andi Kustoro, Dantamal TNI AL IV Laksamana TNI Ivan Gatot Prijanto, Kepala Bidan Sulsel Brigjen TNI Dwi Surjatmodjo, Ketua KPU Sulsel Hasbulla dan Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli.
Pj Gubernur Bahtiar mengatakan
“Hari ini kami sengaja melakukan rapat koordinasi Forkopimda dan Forkopimcam sebagai wujud menyukseskan Pemilu 2024, ” tukasnya usai kegiatan.
Bahtiar mengungkapkan salah satu kesipan Pemilu dengan menyiapkan anggarannya.
“Salah satunya kesiapan anggaran. Bagaimana mau pilkada kalau tidak ada anggaran. Dari dua tahun lalu sudah diingatkan,” paparnya.
Ia menambahkan masih ada beberapa daerah yang belum menganggarkan dan Pemilu.
Bahtiar menjelaskan Sulsel berkomitmen untuk menyukseskan Pemilu 2024.
“Kita di Sulsel sangat siap menyelenggarakan Pemilu dengan jujur, adil, dan tetap menjaga integrasi bangsa,” bebernya.
Sementara itu Ketua KPU Sulsel Hasbulla mengapresiasi kegiatan forum koordinasi ini sebagai bentuk optimisme menyukseskan pemilu.
“Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa kegiatan forum koordinasi ini sudah menunjukkan hal itu,” tukasnya.
Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli, pada pemilu sebelumnya Sulsel salah satu daerah yang tinggi dalam penaganan pelanggaran Pemilu.
“Ditahun 2019 Provinsi Sulsel termasuk grafik tertinggi penanganan pelanggaran Pemilu, kali ini kita komitmen untuk melakukan tindak pencegahan, salah satu bentuk pencegahan dengan forum koordinasi ini,” imbuhnya.
Kegiatan ini juga dilaksanakan juga penandatanganan nota perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk Kabupaten/Kota Palopo, Luwu Timur, Enrekang dan Bantaeng.



