Banner

South Sulawesi Investment Forum, Wadah Kumpulkan Potensi 24 Daerah di Suslel

 South Sulawesi Investment Forum, Wadah Kumpulkan Potensi 24 Daerah di Suslel
Banner
Banner
South Sulawesi Investment Forum, Wadah Kumpulkan Potensi 24 Daerah di Suslel

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID –
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Kanwil Bank Indonesia Sulsel menggelar kegiatan South Sulawesi Investment Forum, di Hotel Claro, Makassar, Rabu, 04/10/23.

Kegiatan ini bertema “Reinforcing The Downstream Industry and Circular Economy” dengan mengumpulkan 24 Kabupaten/Kota yang ada di Sulsel untuk membahas potensi daerah yang kemudian akan dipilih untuk dikembangkan sistem pengelolaannya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPMPTSP) Asrul Sani mengatakan melalui forum ini ada 13 item yang ditawarkan sabagai investasi.

“Jadi ada 13 item yang kita tawarkan pada forum investasi ini. Yang pertama dari Selayar ada minapolitan, ada perikanan, pariwisata, kemudian kawasan industri Bantaeng sendiri, ada pengelolaan rumput laut kabupaten Bone dan pengelolaan peternakan. Ada Barru, pokoknya ada 13 projek yang kita tawarkan di forum investasi ini,” tuturnya.

Asrul Sani yang juga menjabat sebagai Pj Bupati Palopo menjelaskan, selama ini forum investasi digelar oleh masing-masing daerah.

Namun Kali ini Pemprov Sulsel pertama kalinya mengadakan forum investasi untuk mengkoordinir sleuruh potensi seluruh daerah di Sulsel.

“Perlu saya katakan kembali bahwa forum investasi ini baru pertama dilakukan di Sulsel. Selama ini kabupaten/kota hanya sendiri-sendiri. Kali ini kita mengkoordinir semua potensi yang ada di 24 kabupaten kota kita coba saring dan terpilih 13 proyek investasi yang kita tawarkan,” ungkapnya.

Diwaktu yang sama PJ Gubernur Bahtiar Baharuddin menyampaikan seluruh potensi yang ada di Sulsel, perlu adanya regulasi yang memudahkan para investor serta infrastruktur yang memadai.

“Dari sisi udara ini masih memungkinkan dilakukan penerbangan-penerbangan, contoh di Bulukumba itu ada banyak sekali potensi investasi tapi tidak ada Bandara,” bebernya.

Ia menambahkan transportasi darat untuk angkutan barang juga penting, untuk mempercepat proses pengiriman.

“Dari sisi darat kita mungkin kembangkan kereta api dan jalan tol, contoh Mamminasata itu potensi sebenarnya,” paparnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *