Banner

TGUPP Pemprov Sulsel Masih Bertugas Hingga Akhir Desember

 TGUPP Pemprov Sulsel Masih Bertugas Hingga Akhir Desember
Banner
Banner
TGUPP Pemprov Sulsel Masih Bertugas Hingga Akhir Desember 2023

MAKASSAR, RADIOALMARKAZ.CO.ID – Masa Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) masih berlanjut hingga Desember 2023 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Setiawan Aswad saat memberikan keterangan kepada awak media, di Rujab Gubernur Sulsel, Selasa, 3 Oktober 2023.

Ia mengatakan dalam beberapa aktivitas dan program Pemprov Sulsel memungkinkan TGUPP juga dibutuhkan oleh Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin.

“TGUPP itu kan sementara sampai Desember 2023. Kita tetap mempertahankan di situ ( APBD perubahan), karena banyak aktivitas memang yang mungkin nanti pak Gubernur minta input dari TGUPP,” ungkapnya.

Setiawan menjelaskan, sekaitan dengan honor TGUPP sendiri juga tertuang pada APBD Perubahan yang baru-baru ini disepakati Pemprov Sulsel bersama dengan DPRD Sulsel.

“Sekitar Rp 200 juta, (anggaran TGUPP pada APBD-P), bebernya.

Dirinya menerangkan, untuk honor dari TGUPP sendiri itu tidak menggunakan gaji bulanan, akan tetapi dihitung berdasarkan kegiatan yang diikutinya.

“Itu kan biaya per kegiatan, bukan bulanan,” sebutnya.

Ia mengutarakan, sekaitan dengan respon dari Pj Gubernur sendiri terhadap keberadaan TGUPP itu belum ada evaluasinya.

“Kalau tentang itu saya belum dengar. Apakah mau dievaluasi atau tidak ya. Tapi sejauh ini kehadiran TGUPP beliau sangat merespon,” tuturnya.

Setiawan juga menyampaikan, struktur TGUPP sendiri belum berubah komposisi dan masih sama seperti pada masa jabatan gubernur sebelumnya.

“Kalau struktur TGUPP masih tetap,” ungakpnya.

Sekedar informasi, anggota TGUPP memiliki jumlah sebanyak 63 orang dan diketuai oleh Prof Murtir Jeddawi.

Sementara Staff Khusus (Stafsus) sudah dihentikan bahkan penganggarannya juga sudah tidak masuk lagi pada pembahasan APBD Perubahan beberapa waktu lalu.

“Stafsus yang dulu kan melekat pada Gubernur yang dulu (Andi Sudirman Sulaiman). Jadi sifatnya sangat khusus, itu kami hentikan,” ujarnya.

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *