SSIC 2023, Pemprov Sulsel dan BI Jaring Proyek Investasi Strategis

MAKASSAR, RAZFM – South Sulawesi Investment Challenge (SSIC)2023 yang digelar di hotel Four Points Makassar yang merupakan salah satu agenda Forum Percepatan, Investasi, Perdagangan dan Pariwisata Sulawesi Selatan, Kegiatan bertajuk strengthening a fast-growing, inclusive and sustainable economy di laksanakan 31 Juli 2023
Kegiatan hasil kerjasama Pemerintah Provinsi Sulsel dan Bank Indonesia merupakan acara tahunan sejak tahun 202q dan menjadi wadah yang disediakan Forum PINISI SULTAN ini untuk menjaring proyek investasi potensial yang ada di 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan yang dapat dipasarkan ke berbagai investor baik dalam negeri maupun luar negeri untuk menarik dana investasi masuk ke wilayah Sulsel.
Sekda Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani yang mendapat mandat sebagai pembicara dalam pertemuan yang berlangsung hybrid itu memberi arahan tentang agenda pra event investment challenge.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Asrul Sani mengatakan kegiatan ini merupakan sarana untuk mendorong keterlibatan seluruh kab/kota dalam ajang investment challenge yang dijadwalkan setiap tahun yang bertujuan menjaring proyek investasi strategis yang clean and clear dan ready to offer di setiap kab/kota untuk siap dipromosikan.
Kepala Perwakilan BI Sulsel, Causa Iman Karana, menuturkan Kegiatan SSIC 2023 ini memberikan dampak positif berupa meningkatknya awareness stakeholders pemerintah daerah khususnya Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Selatan akan pentingnya mempersiapkan project investasi yang ada didaerah agar dapat dipromosikan dengan baik
ke Investor luar dan dalam negeri.
“Selain itu, kegiatan SSIC juga meningkatkan exposure project investasi di daerah Sulsel ke calon investor. Sebab, Kabupaten/Kota, dan pemenang SSIC 2023 nantinya akan diikutsertakan dalam kegiatan South Sulawesi Investment Forum (SSIF) 2023 untuk dihubungkan dan dipromosikan secara langsung ke potential investor dalam dan luar negeri untuk menjaring dana investasi yang masuk ke daerah Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini diikuti oleh Pemerintah Provinsi yang tergabung dalam PINISI SULTAN diantaranya DMPTSP Sulsel, Bappelitbangda Sulsel, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, serta Dinas Pariwisata Sulsel, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Project Owner Investment Project Ready to Offer (IPRO), sampai Bupati dan Walikota se-Sulawesi Selatan.
SSIC kali ini menjaring 24 usulan Projek Investasi senilai Rp9,12 Triliun dari 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan untuk diambil 5 projek investasi terbaik.
Dari 24 peserta SSIC 2023, telah dilakukan penilaian tahap 1 dan tahap 2 oleh 5 dewan Juri. Hasil seleksi menyisakan 5 Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang akan
mempresentasikan proyek investasinya dihadapan dewan juri langsung.
Hasilnya, tim dewan juri memutuskan Kabupaten Bantaeng sebagai juara 1, Kabupaten Kepulauan Selayar Juara 2, Kabupaten Bone Juara 3, Kabupaten Sinjai Harapan 1, dan Kota Parepare sebagai juara harapan 2 kompetisi SSIC 2023.
Para pemenang diberikan apresiasi berupa trophy, piagam penghargaan, peralatan pendukung promosi investasi, dan pendampingan/konsultansi perbaikan proposal IPRO yang akan disampaikan secara langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan dan Kepala Perwakilan BI Sulsel.
Kegiatan SSIC 2023 ini memberikan dampak positif berupa meningkatknya awareness stakeholders pemerintah daerah khususnya Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Selatan akan pentingnya mempersiapkan project investasi yang ada didaerah agar dapat dipromosikan dengan baik ke Investor luar dan dalam negeri.
Selain itu, kegiatan SSIC juga meningkatkan exposure project investasi. (Ruby Sudikio)



