Banner

Program ‘Pasti Beraksi’ Gaet Anak Putus Sekolah

 Program ‘Pasti Beraksi’ Gaet Anak Putus Sekolah
Banner
Banner
Kadisdik Sulsel Iqbal Najamuddin.

MAKASSAR, RAZFM – Dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menunjukkan potensi anak putus sekolah cukup besar di Sulsel.

Jika dilihat data yang dihimpun perbulan Mei 2023, sebanyak 44 ribu anak berpotensi putus sekolah dan 5.200 anak di Sulsel teridentifikasi tidak sekolah.

Melihat hal tersebut Pemerintah Sulsel membuat program Penanganan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi ata disingkat ‘Pasti Beraksi’ untuk mencari anak tidak bersekolah untuk mengajak kembali menempuh pendidikan.

Kepala Dinas pendidikan provinsi sulsel Iqbal Najamuddin mengatakan diharapkan program yang dijalankan oleh kepala desa bekerjasama dengan Bhabinsa, dan Bhabinkamtibmas ini diharapakan bisa Meminimalisir angka anak yang putus sekolah.

“Jadi ada program ini, namanya itu Pasti Beraksi, itu nanti bagaimana mengawal anak sekolah secara kolaboratif pemerintah setempat, mulai kepala desa, TNI, Kepolisian, menmenagwal nanti data-data anak yang tidak sekolah ini,” tuturnya beberapa waktu lalu dikantor Disdik Suslel.

ia menerangkan jika terdapat anak putus sekolah dan sudah lewat umur/ maka diarahkan untuk mengambil paket A dan Paket B.

“Tapi kalau mereka sudah lewat umur, tidak bisa lagi untuk sekolah mungkin dijadikan paket A, Paket B,” paparnya.

Namun pembangunan ruang kelas baru atau (RKB) dirasa cukup penting untuk program ‘Pasti Berkasi’ ini bisa berjalan maksimal.

“Kalau kita mau pusatkan anak putus sekolah di hilir ini kita mau benahi seperti diketahui banyak anak Dapodik ini yang berpotensi tidak sekolah karena RKB yang kurang,” tukasnya.

Iqbal menambahkan Program kolaboratif ‘Pasti Beraksi’ oleh pemerintah setempat ini dinilai menjadi solusi efektif penganan Anak Tidak Sekolah.

“Makanya ini harus kita benahi semua dari hulu ke hilir, supaya angka pendidikan kita ini naik, dari sisi perencanaan itu harus dibenahi,” ujar Iqbal.(SB)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *