1.134 Sekolah Ikut Pilketos Serentak, KPU Harap Lahir Pemilih Cerdas
MAKASSAR, Radioalmarkaz.co.id- Sebanyak 243.076 pelajar dari 1.134 SMA dan SMK di Sulawesi Selatan mengikuti Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) Serentak 2026, Rabu (30/9/2026).
Pelaksanaan Pilketos serentak tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, H. Iqbal Nadjamuddin, di SMA Negeri 21 Makassar.
Jumlah sekolah yang berpartisipasi dalam Pilketos tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Awalnya, kegiatan tersebut hanya direncanakan melibatkan 528 SMA/SMK. Namun berdasarkan data terbaru Dinas Pendidikan Sulsel, jumlah peserta meningkat menjadi 1.134 sekolah.
Selain melibatkan ratusan ribu pemilih, Pilketos Serentak 2026 juga diikuti 1.236 calon ketua dan wakil ketua OSIS.
Iqbal mengatakan, Pilketos bukan sekadar agenda memilih ketua OSIS, tetapi menjadi sarana bagi pelajar untuk mengenal proses demokrasi secara langsung.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut siswa dapat belajar menentukan pilihan berdasarkan visi dan misi calon, menghargai perbedaan pendapat, hingga memahami pentingnya berkompetisi secara sehat.
“Pilketos ini tidak hanya mengajarkan pelajar untuk menentukan pilihan, tetapi juga mengajarkan anak-anak kita untuk mengenal demokrasi secara langsung,” ungkap Iqbal.
Ia berharap OSIS di setiap sekolah dapat berkembang menjadi wadah kepemimpinan siswa sekaligus mencerminkan karakter sekolah.
“Melalui Pilketos ini, saya berharap dapat membangun OSIS menjadi garda terdepan di masing-masing SMA dan SMK, sekaligus menjadi cerminan sekolah, baik dari segi karakter, akhlak, maupun prestasi akademik,” katanya.
KPU Sebut Pilketos sebagai Miniatur Pemilu
Ketua KPU Sulawesi Selatan, Hasbullah, turut memberikan perhatian terhadap pelaksanaan Pilketos serentak tersebut.
Ia menyebut pendidikan demokrasi perlu diperkenalkan kepada generasi muda sejak bangku sekolah. Pilketos dinilai dapat menjadi ruang bagi pelajar untuk merasakan langsung proses demokrasi dalam skala lingkungan sekolah.
“Pilketos ini dapat menjadi ruang pembelajaran demokrasi bagi anak-anak kita, sebab pemahaman tentang demokrasi sudah harus ditanamkan sejak dini,” ujar Hasbullah.
Menurutnya, Pilketos dapat menjadi semacam miniatur pemilu karena siswa belajar memilih pemimpin, mengenali visi dan misi calon, serta menerima hasil pemilihan.
Hasbullah juga melihat antusiasme pelajar SMA Negeri 21 Makassar sebagai salah satu gambaran tingginya perhatian siswa terhadap kegiatan tersebut.
“Dengan melihat tingginya antusiasme siswa-siswi SMA Negeri 21 Makassar dalam menyambut Pilketos dan berdasarkan laporan dari KPU kabupaten/kota, hal ini membuktikan bahwa generasi muda kita sudah melek demokrasi,” katanya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi para pelajar ketika nantinya menggunakan hak pilih dalam pemilu maupun pilkada.
“Semoga tingginya kesadaran berdemokrasi ini tetap terjaga hingga mereka menjadi pemilih yang cerdas pada pemilu dan pilkada ke depan,” tambahnya.
Pembukaan Pilketos Serentak 2026 turut dihadiri Anggota KPU Sulsel Marzuki Kadir, Hasruddin Husain, dan Romy Harminto, bersama jajaran KPU Provinsi Sulawesi Selatan dan KPU Kota Makassar.
Dengan melibatkan lebih dari satu juta? Wait: 243.076 pemilih dari 1.134 sekolah, Pilketos Serentak 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan ketua dan wakil ketua OSIS, tetapi juga menjadi pengalaman awal bagi pelajar untuk memahami praktik demokrasi.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan demokrasi bagi generasi muda sebelum mereka memasuki kehidupan sebagai pemilih dalam pemilu dan pilkada.(*)



